Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kecelakaan Maut di Tawangmangu

Insiden Maut Isuzu Elf di Karanganyar, Niat Liburan Berujung Petaka, Istri dan Putri Sumarsono Tewas

Sebagai informasi Sumarsono merupakan suami dari Atik (49) serta ayah dari Salma (5), warga Desa/Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jatim.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pamit istri liburan ke Karanganyar bersama anak keempatnya ternyata menjadi akhir pertemuan dari Sumarsono (58) dengan keduanya.

Pasalnya, istri dan anak bungsunya it menjadi korban tewas kecelakaan Mobil Isuzu Elf bernopol S 7338 AA di Jalan Tawangmangu-Gondosuli, tepatnya jalur lama di Jembatan Banaran, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/5/2025) pukul 10.00 WIB.

Sebagai informasi Sumarsono merupakan suami dari Atik (49) serta ayah dari Salma (5), warga Desa/Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jatim.

Saat ditemui, Sumarsono mengaku istrinya pamit untuk pergi berwisata di Kabupaten Karanganyar sehari sebelum berangkat.

DIBOPONG - Korban Laka tunggal di Jembatan Banaran, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/5/2025). Ada 5 orang meninggal dunia dari kejadian ini, kondisi mobil juga ringsek parah.
DIBOPONG - Korban Laka tunggal di Jembatan Banaran, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/5/2025). Ada 5 orang meninggal dunia dari kejadian ini, kondisi mobil juga ringsek parah. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

"Istri dan anak saya berangkat dari rumah jam 7 pagi bersama rombongan, rencana mau wisata ke Jembatan Kaca Kemuning dan Air Terjun Jumog," kata Sumarsono, Sabtu (17/5/2025).

Sumarsono mengaku saat itu, dirinya sedang bekerja di Kabupaten Pati saat istri dan anaknya berangkat.

Ia mengatakan menerima kabar duka itu dari grup WhatsApp teman istrinya.

Baca juga: Tak Disangka, Penumpang Isuzu Elf di Karanganyar yang Terlempar Keluar Justru Selamat dari Maut

"Istri dan anak saya pergi bersama teman-teman istri di kampung," kata dia.

Ia mengaku tidak mendapatkan firasat dengan kepergian istrinya.

Namun dirinya sempat bingung saat putri bungsunya tiba-tiba ingin ikut bersama istrinya.

"Biasanya anak saya gak jauh dari saya, namun pada saat itu, putri bungsu dengan ikut dengan ibunya pergi," kata dia.

Baca juga: Kesaksian Warga soal Insiden Maut Isuzu Elf di Karanganyar Tewaskan 5 Orang, Elf Melaju 60 KM/Jam

Ia mengatakan, selain istri dan putri bungsunya, adik iparnya Ana Rubi (40) turut menjadi korban meninggal dunia.

Dia menjelaskan, pasca menerima jenazah istri dan putrinya, langsung dibawa ke rumah duka untuk disalatkan dan dimakamkan setelahnya.

"Sampai di rumah, jenazah disalatkan dan langsung dimakamkan istri dan anak saya di satu liang lahat," kata dia.

Diketahui, lima korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian adalah:

  1. Endang Murtini (60), warga Cepu, Kabupaten Blora
  2. Ana Rubi (40), warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro
  3. Atik (49), warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro
  4. Sri Mulyani (58), warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro
  5. Salma (5), anak-anak, warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved