Pemuda Boyolali Tewas saat Latihan Silat
Kasus Kematian Siswa Pecak Silat di Karanggede Boyolali, Polisi Periksa 6 Saksi
Kasus kematian Muhammad Prana Saputra (17) saat latihan silat masih diselidiki polisi.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kasus kematian Muhammad Prana Saputra (17) saat latihan silat masih diselidiki polisi.
Selain melakukan otopsi jenazah Muhammad Prana Saputra, beberapa orang saksi juga masih dimintai keterangan.
Sebagai informasi, Muhammad Prana Saputra (17) tewas saat latihan pencak pada Kamis (22/5/2025) dini hari.
Warga Dukuh Klimas, Desa Sendang, Kecamatan Karanggede itu diduga tewas usai ditendang salah satu pelatih.
Korban ditendang salah satu pelatih tepat mengenai dada.
"Pas ditendang, (korban ) terus memegangi dadanya. Terus dibawa ke rumah sakit," kata Kasi Humas Polres Boyolali, Iptu Winarsih.
Pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi atas kematian korban.
Baca juga: Kronologi Siswa Perguruan Silat Boyolali Tewas saat Latihan, Diduga Ditendang Pelatih hingga Sesak
Sebanyak 6 orang yang semula dimintai keterangan di Mapolsek Karanggede kemudian dibawa ke Polres Boyolali.
"Masih penyelidikan, belum ada penetapan tersangka. Masih dilakukan otopsi dan pemeriksaan saksi-saksi," tambah Winarsih.
(*)
| Vonis 7 Tahun Penjara untuk Penyebab Kematian Pesilat di Boyolali, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa |
|
|---|
| Vonis Berbeda 2 Terdakwa Kasus Kematian Pesilat di Boyolali, Ada yang Dikirim ke LPKA |
|
|---|
| Kesaksian Kuasa Hukum Pesilat Tendang Junior hingga Tewas di Boyolali: Vonis 7 Tahun Terlalu Berat |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Pesilat yang Tendang Junior hingga Tewas di Boyolali Divonis 7 Tahun Penjara |
|
|---|
| Divonis 3 Tahun Penjara, Pesilat Muda di Boyolali Tewaskan Junior Janji Tak Ulangi Perbuatannya |
|
|---|