Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Sekolah Rakyat Solo

Belum Ada Gedung, Solo Akan Tetap Mulai Operasikan Sekolah Rakyat Pertengahan Juli 2025

Kota Solo akan segera memiliki fasilitas Sekolah Rakyat meski sejauh ini belum memiliki sarana gedung sendiri. 

KOMPAS.com/ALBERTUS ADIT
SISWA SEKOLAH RAKYAT - Ilustrasi siswa sekolah rakyat. Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tetap akan mengikuti anjuran Kementerian Sosial (Kemensos) RI terkait pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Rakyat pada pertengahan bulan Juli 2025 ini. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kota Solo akan segera memiliki fasilitas Sekolah Rakyat meski sejauh ini belum memiliki sarana gedung sendiri. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tetap akan mengikuti anjuran Kementerian Sosial (Kemensos) RI terkait pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Rakyat pada pertengahan bulan Juli 2025 ini.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh  meski Sekolah Rakyat di Kota Bengawan belum memiliki gedung sendiri.

Sekolah Rakyat tersebut untuk sementara waktu akan menggunakan gedung Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso milik Kemensos RI yang berada di jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Solo.

Tercatat, sampai saat ini sudah terdaftar sebanyak 200 siswa untuk jenjang SMA di Sekolah Rakyat tersebut.

"Sudah siap semua, sudah 200 orang yang sudah komplit kemarin laporan dari Kepala Sekolah Rakyat yang menyampaikan sudah siap untuk 200 orang," terang Wali Kota Solo, Respati Ardi, Senin (7/7/2025).

SEKOLAH RAKYAT - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tetap akan mengikuti anjuran Kementerian Sosial (Kemensos) RI terkait pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Rakyat pada pertengahan bulan Juli 2025 ini. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Solo, Respati Ardi meski Sekolah Rakyat di Kota Bengawan belum memiliki gedung sendiri.
SEKOLAH RAKYAT - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tetap akan mengikuti anjuran Kementerian Sosial (Kemensos) RI terkait pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Rakyat pada pertengahan bulan Juli 2025 ini. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Solo, Respati Ardi meski Sekolah Rakyat di Kota Bengawan belum memiliki gedung sendiri. (TribunSolo.com/ Andreas Chris)

Terkait tenaga pendidik di Sekolah Rakyat tersebut, Respati mengatakan bahwa guru dan pengurus sekolah berada di bawah kewenangan Kemensos RI.

"Nanti gurunya dikirim dan kemarin sudah dikumpulkan oleh Kemensos," lanjut dia.

Sementara itu, terkait kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat tersebut Respati menerangkan akan dimulai bersamaan dengan tahun ajaran baru 2025/2026 seperti sekolah pada umumnya yakni tanggal 15 Juli 2025 mendatang.

"Mulainya tahun ajaran baru," imbuh eks Ketua HIPMI Solo tersebut.

Di momen yang sama, Respati tak memungkiri bahwa beberapa calon siswa di Sekolah Rakyat tersebut ada yang mengundurkan diri.

Namun demikian, slot kosong tersebut telah diisi oleh warga Solo yang lain sesuai ketentuan calon murid baru (CMB) Sekolah Rakyat yakni dari keluarga kurang mampu.

"Ada empat, tapi ada cadangan dan sudah masuk. (Alasannya) Ingin ikut orang tua," kata dia.

Baca juga: Sekolah Rakyat di Solo Segera Beroperasi, Setara SMA, Sortir 300 Calon Siswa Lewat Verifikasi

Respati juga tak memungkiri bahwa kendala yang dihadapi Pemkot Solo terkait Sekolah Rakyat adalah ketersediaan lahan.

"Yang 5.000 meter persegi kurang, butuhnya 5 hektar. Jadi masih pakai di Soeharso," pungkasnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved