Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Fakta Menarik Tentang Karanganyar

Asal-usul Air Terjun Jumog di Karanganyar, Surga Tersembunyi yang Dulu Tertutup Semak Belukar

Berada di kaki Gunung Lawu, tepatnya di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Air Terjun Jumog menyuguhkan panorama alam indah.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/Mardon Widiyanto
WISATA DI KARANGANYAR - Objek wisata air terjun Jumog, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jum'at (9/5/2025). Beginilah asal-usul Air Terjun Jumog. 

Lokasi Air Terjun Jumog sangat strategis karena berada di jalur alternatif Lawu–Magetan. Tepatnya di Dusun Gondosuli Kidul, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu.

Tiket masuk hanya Rp5.000 dan biaya parkir Rp2.000.

Bagi pengguna transportasi umum dari Solo, Anda bisa naik bus jurusan Tawangmangu atau Matesih, turun di Terminal Karangpandan, lalu lanjut naik minibus ke Ngargoyoso.

Perjalanan terakhir menuju lokasi bisa ditempuh dengan ojek.

Total butuh waktu 1 jam lebih 5 menit menggunakan sepeda motor dari pusat Kota Solo ke Air Terjun Jumog, dengan jarak yang mesti ditempuh adalah 40 km.

Air Terjun Jumog buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB.

Cerita Mistis di Balik Keindahan Jumog

Tak hanya keindahan alam, Air Terjun Jumog juga dikenal dengan cerita mistis yang masih dipercaya masyarakat sekitar.

Dalam jurnal “Membangun Surga yang Hilang” oleh Purnomo (2023), disebutkan bahwa masyarakat percaya adanya roh penjaga di sekitar air terjun.

Baca juga: Asal-usul Sendang Bulus Jimbung di Klaten, Ada Legenda 2 Bulus Keramat: Kiai Poleng dan Nyai Remeng

Beberapa pengunjung mengaku pernah mendengar suara-suara aneh atau merasa kehilangan arah di sekitar lokasi.

Masyarakat lokal meyakini hal ini adalah bentuk interaksi roh penjaga dengan pengunjung yang tidak menghormati alam.

Banyak pula yang melakukan ritual atau doa sebelum menikmati keindahan tempat ini, sebagai bentuk penghormatan agar perjalanan mereka aman dan menyenangkan.

Air Terjun Jumog memang lebih dari sekadar destinasi alam biasa.

Keindahan visual yang disuguhkan, ditambah nilai sejarah, kearifan lokal, dan nuansa mistis, menjadikannya sebagai salah satu wisata alam paling menarik di Jawa Tengah.

(*)

Jika Anda menginginkan versi cetak, brosur, atau konten media sosial berbasis artikel ini, saya siap bantu.

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved