Polemik Pelantikan Pejabat BUMD Boyolali

DPO Kejari Wonogiri Dilantik Jadi Dirut BUMD Tirta Ampera Boyolali, Bupati Agus: Itu Hanya Isu

Bupati Boyolali Agus Irawan Menanggapi soal pelantikan Iwan Marwanto sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Tribun Solo / Tri Widodo
BERFOTO BERSAMA. Iwan Marwanto (ketiga dari kanan) saat foto bersama Bupati Boyolali Agus Irawan (ketiga dari kiri) usai dilantik sebagai Direktur Utama Pudam Tirta Ampera Boyolali, Selasa (19/8/2025). Pelantikan ini tuai polemik karena diduga Iwan Marwanto DPO Kejari Wonogiri. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Bupati Boyolali Agus Irawan menanggapi soal pelantikan Iwan Marwanto sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali, Selasa (19/5/2025).

Pelantikan ini menuai polemik pasalnya Iwan Marwanto diduga merupakan saksi kunci yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) kejaksaan negeri (Kejari) Wonogiri sejak 2017 lalu.

"Sebenarnya itu, memang itu di media sosial ada isu tentang (Dugaan Korupsi) pak Iwan, (terkait kasus) yang ada di  Wonogiri," kata Agus.

Baca juga: Kontroversi Bupati Boyolali Lantik Dirut Tirta Ampera, Sosoknya Pernah Jadi DPO Kasus Korupsi

Pihaknya, bersama Panitia Seleksi (Pansel) kemudian melakukan klarifikasi.

"Kami juga sudah mengecek ke Wonogiri. Sampai di pengadilan negeri, sampai ke kementerian juga sudah kita klirkan semua," jelas Agus.

Agus pun menyatakan, rekam jejak Iwan Marwanto yang diduga terlibat dalam pusaran kasus korupsi di Wonogiri itu tidak benar.

"Itu hanya isu. Dan tidak terjadi seperti berita-berita yang ada di media itu. Jadi Alhamdulillah aman semua," tambahnya.

Agus menyatakan dari hasil Panitia Seleksi, Iwan lah yang terbaik.

"Bahwa memang dari hasil seleksi untuk Direktur utama yang ada di Pudam (Perusahaan Umum Daerah Air Minum), pak Iwan lah yang terbaik dari hasilnya," pungkasnya. 

Sementara itu, Iwan enggan berkomentar terkait dengan perkara tersebut.

"No coment," kata Iwan usai mengucapkan sumpah janji jabatan Selasa (19/5/2025).

BERFOTO BERSAMA. Iwan Marwanto (ketiga dari kanan) saat foto bersama Bupati Boyolali Agus Irawan (ketiga dari kiri) usai dilantik sebagai Direktur Utama Pudam Tirta Ampera Boyolali, Selasa (19/8/2025). Pelantikan ini tuai polemik karena diduga Iwan Marwanto DPO Kejari Wonogiri.
BERFOTO BERSAMA. Iwan Marwanto (ketiga dari kanan) saat foto bersama Bupati Boyolali Agus Irawan (ketiga dari kiri) usai dilantik sebagai Direktur Utama Pudam Tirta Ampera Boyolali, Selasa (19/8/2025). Pelantikan ini tuai polemik karena diduga Iwan Marwanto DPO Kejari Wonogiri. (Tribun Solo / Tri Widodo)

Baca juga: 3 Rekomendasi Wisata Dekat Cepogo Cheese Park Boyolali, Bisa Rencanakan Liburan Beberapa Tempat

Kasusnya Sempat Ramai

Penetapan Iwan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Wonogiri itu pun pernah ditulis salah satu surat kabar di Solo.

Dari keterangan Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri, Iwan Marwanto diduga merupakan aktor intelektual kasus dugaan korupsi pengadaan gamelan di Dinas Pendidikan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Iwan Marwanto merupakan orang yang diduga mengatur pemenangan lelang proyek pengadaan gamelan senilai Rp2,8 miliar oleh Dinas Pendidikan Wonogiri pada 2014. 

Namun, ia selalu mangkir dari panggilan penyidik Kejari Wonogiri.

Padahal, Iwan memiliki peran vital dalam proyek pengadaan gamelan untuk 40 SMP yang merugikan negara senilai Rp189 juta.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved