Polemik Pelantikan Pejabat BUMD Boyolali
DPO Kejari Wonogiri Dilantik Jadi Dirut BUMD Tirta Ampera Boyolali, Bupati Agus: Itu Hanya Isu
Bupati Boyolali Agus Irawan Menanggapi soal pelantikan Iwan Marwanto sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Bupati Boyolali Agus Irawan menanggapi soal pelantikan Iwan Marwanto sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali, Selasa (19/5/2025).
Pelantikan ini menuai polemik pasalnya Iwan Marwanto diduga merupakan saksi kunci yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) kejaksaan negeri (Kejari) Wonogiri sejak 2017 lalu.
"Sebenarnya itu, memang itu di media sosial ada isu tentang (Dugaan Korupsi) pak Iwan, (terkait kasus) yang ada di Wonogiri," kata Agus.
Baca juga: Kontroversi Bupati Boyolali Lantik Dirut Tirta Ampera, Sosoknya Pernah Jadi DPO Kasus Korupsi
Pihaknya, bersama Panitia Seleksi (Pansel) kemudian melakukan klarifikasi.
"Kami juga sudah mengecek ke Wonogiri. Sampai di pengadilan negeri, sampai ke kementerian juga sudah kita klirkan semua," jelas Agus.
Agus pun menyatakan, rekam jejak Iwan Marwanto yang diduga terlibat dalam pusaran kasus korupsi di Wonogiri itu tidak benar.
"Itu hanya isu. Dan tidak terjadi seperti berita-berita yang ada di media itu. Jadi Alhamdulillah aman semua," tambahnya.
Agus menyatakan dari hasil Panitia Seleksi, Iwan lah yang terbaik.
"Bahwa memang dari hasil seleksi untuk Direktur utama yang ada di Pudam (Perusahaan Umum Daerah Air Minum), pak Iwan lah yang terbaik dari hasilnya," pungkasnya.
Sementara itu, Iwan enggan berkomentar terkait dengan perkara tersebut.
"No coment," kata Iwan usai mengucapkan sumpah janji jabatan Selasa (19/5/2025).
Baca juga: 3 Rekomendasi Wisata Dekat Cepogo Cheese Park Boyolali, Bisa Rencanakan Liburan Beberapa Tempat
Kasusnya Sempat Ramai
Penetapan Iwan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Wonogiri itu pun pernah ditulis salah satu surat kabar di Solo.
Dari keterangan Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri, Iwan Marwanto diduga merupakan aktor intelektual kasus dugaan korupsi pengadaan gamelan di Dinas Pendidikan dalam daftar pencarian orang (DPO).
Iwan Marwanto merupakan orang yang diduga mengatur pemenangan lelang proyek pengadaan gamelan senilai Rp2,8 miliar oleh Dinas Pendidikan Wonogiri pada 2014.
Namun, ia selalu mangkir dari panggilan penyidik Kejari Wonogiri.
Padahal, Iwan memiliki peran vital dalam proyek pengadaan gamelan untuk 40 SMP yang merugikan negara senilai Rp189 juta.
(*)
| Iwan Marwanto Dapat SKCK sebagai Syarat Seleksi Dirut BUMD Boyolali Meski Pernah jadi DPO, Kok Bisa? |
|
|---|
| Ketua Komisi I Minta Bupati Boyolali Tegas Copot Dirut BUMD, yang Masih Terseret Polemik Status DPO |
|
|---|
| Kejari Wonogiri Sebut Dirut BUMD Boyolali DPO Saksi Kasus Korupsi 2014: Bukan Tersangka |
|
|---|
| 5 Fakta Bupati Boyolali Lantik DPO Dugaan Korupsi Jadi Dirut BUMD, Kejari Wonogiri Sebut DPO Saksi |
|
|---|
| Penjelasan Kejari Wonogiri Soal Dirut BUMD Boyolali Disebut DPO Korupsi: Iwan Itu DPO Saksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Iwan-marwanto-jadi-dirut.jpg)