Polemik Pelantikan Pejabat BUMD Boyolali

Kejari Wonogiri Sebut Dirut BUMD Boyolali DPO Saksi Kasus Korupsi 2014: Bukan Tersangka 

Iwan Marwanto disebut sebagai DPO Saksi oleh Kejari Wonogiri. Dia bukan tersangka dari kasus yang mencuat pada 2014 lalu.

Tayang:
Tribun Solo / Tri Widodo
BERFOTO BERSAMA. Iwan Marwanto (ketiga dari kanan) saat foto bersama Bupati Boyolali Agus Irawan (ketiga dari kiri) usai dilantik sebagai Direktur Utama Pudam Tirta Ampera Boyolali, Selasa (19/8/2025). Pelantikan ini tuai polemik karena diduga Iwan Marwanto DPO Kejari Wonogiri. 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kejari Wonogiri menegaskan Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali Iwan Marwanto bukan tersangka. 

Ini dalam kasus korupsi oleh Dinas Pendidikan Wonogiri pada 2014 silam. 

Iwan Marwanto saat kasus itu mencuat berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) saksi. 

Ketika kasus itu mencuat, Iwan diduga mengatur pemenangan lelang proyek pengadaan gamelan senilai Rp2,8 miliar oleh Dinas Pendidikan Wonogiri pada 2014. 

Namun, ia selalu mangkir dari panggilan penyidik Kejari Wonogiri

Terkait ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri buka suara. 

Kasi Intelejen Kejari Wonogiri, Daud Waluyo Pohan, menjelaskan status Iwan Marwanto pada kasus yang sempat ditangani adalah sebagai DPO saksi, bukan tersangka.

Baca juga: Kontroversi Pelantikan Dirut BUMD Boyolali Pernah Jadi DPO Korupsi, Langkah Bupati Dianggap Ceroboh

"Iwan itu DPO saksi. Waktu itu memang dipanggil kaitannya dia sebagai saksi, tapi tidak hadir setelah tiga kali pemanggilan," kata Daud, Kamis (21/8/2025).

Selain itu, menurut dia dari tiga terpidana yang menyebutkan nama Iwan Marwanto hanya satu orang yang mana saat ini orang yang menyebutkan nama Iwan sudah meninggal dunia.

Terpidana maupun saksi lain, kata dia, tidak ada yang menyebutkan nama Iwan Marwanto.

Nama Iwan muncul dari satu terpidana saja.

"Yang menyebutkan nama Iwan itu sudah meninggal. Dua terpidana lain tidak ada yang menyebutkan nama Iwan," imbuh Daud. 

Sementara itu, Iwan sendiri saat ditemui wartawan usai mengucapkan sumpah janji jabatan di Boyolali Selasa (19/5/2025) memilih diam. 

Dia tidak banyak berkata soal kasus yang pernah menyeret namanya itu. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved