Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Sarmo, terpidana kasus pembunuhan berantai asal Wonogiri.
Anggun diketahui sempat mencuci mobil sebelum pergi dari rumah. Istrinya juga menilai tak ada gerak gerik yang mencurigakan.
Istri Anggun, driver Bank Jateng cabang Wonogiri yang menggondol Rp10 Miliar mengaku sempat takut dikucilkan.
Istri anggun, sopir bank Jateng yang menggondol Rp10 miliar mengaku malu. Dia tidak menyangka suaminya berbuat senekat itu.
Istri Anggun berinisial I mengaku tak tahu menahu soal kasus suaminya. Dia kaget dikabari bila suami menggondol Rp10 Miliar.
Tetangga di lingkungan tempat tinggalnya mengaku terkejut atas aksi nekat tersebut, mengingat keseharian Anggun yang rajin beribadah bersama keluarga.
I, istri dari Anggun Tyasbodhi, sopir Bank Jateng Wonogiri yang diduga membawa kabur uang Rp 10 miliar, akhirnya buka suara
Di hari pertama, Bikers PHKB melakukan camp yang berlokasi di Umbul Besuki bekerjasama dengan dealer Astra Motor Klaten dan dealer Nagamas Klaten.
Sebelum dipulangkan, kedelapan pelajar tersebut telah menyelesaikan program Pelatihan Pembinaan dan Aksi Sosial
Polisi mengungkap motif pelajar perempuan asal Kecamatan Giriwoyo yang membuang bayinya sendiri di saluran air persawahan setempat.
Polisi menyebut ayah jasad bayi yang ditemukan di saluran air persawahan Kecamatan Giriwoyo tak terlibat dalam pembuangan bayi itu.
Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo mengatakan, kedua korban adalah WYP (16) dan BR (16), warga Desa Beji.
Peristiwa itu bermula saat kedua korban bersama dua teman mereka berangkat mencari ikan ke genangan waduk dengan membawa jaring.
Polisi memeriksa dua orang di Wonogiri, ini terkait kasus provokasi tindakan anarkis. Namun, keduanya berstatus saksi dan wajib lapor.
Sosok Anggun, memiliki istri yang bekerja keras sebagai ojol dan berjualan online. Anggun diketahui sudah menikah untuk kedua kalinya.
Seorang Driver Bank Jateng cabang Wonogiri yang kabur membawa Rp10 M dikenal baik di masyarakat.
Lembaga ini menilai hukuman tersebut terlalu ringan dan belum mencerminkan keadilan bagi korban.
Manager Divisi Pencegahan & Penanganan Kasus Berbasis Masyarakat Spek-HAM Solo, Fitri Haryani, menilai kasus itu termasuk pelanggaran HAM berat
Identitas ayah dari bayi yang dibuang di Wonogiri terungkap. Dia masih di bawah umur dan mengakui melakukan hubungan badan.
22 anggota grup WhatsApp bernama Wonogiri Bergerak yang diduga digunakan untuk menyebarkan ajakan anarkis tidak saling mengenal