Angin Ribut Mengamuk di Sragen

Puluhan Rumah di Sragen Rusak Terdampak Angin Ribut, Total Kerugian Capai Rp42,9 Juta

Angin ribut terjadi di Sragen dan merusak puluhan rumah di sana. Kerusakan mayoritas terjadi di atap rumah tersebut.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
RUSAK. Atap rumah warga di Kampung Widoro, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan/Kabupaten Sragen rusak diterjang angin kencang, Senin (29/9/2025). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Sebanyak 27 rumah rusak terdampak bencana hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Sragen, Senin (29/9/2025) sore.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen, R. Triyono Putro mengatakan kebanyakan rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atapnya.

"Total keseluruhan dampak kejadian, angin kencang dan hujan deras yang melanda Kabupaten Sragen pada Senin sore membuat 27 rumah rusak, 2 warung dan 1 masjid mengalami kerusakan," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (30/9/2025).

"Kejadian tersebut berdampak ke 28 KK atau sebanyak 95 jiwa," tambahnya singkat.

Selain itu, BPBD Kabupaten Sragen mencatat ada 4 pohon tumbang di beberapa titik, yang sebagian pohon tumbang menimpa kabel listrik.

Baca juga: Musim Hujan di Depan Mata, Simak Tips & Trik Aman Berkendara dari Honda untuk Para Bikers

Pohon yang tumbang juga sempat mengganggu arus lalu lintas di jalan.

Lanjutnya, kerusakan rumah maupun fasilitas umum tersebut tersebar di 3 kecamatan yang ada di Kabupaten Sragen, yakni Kecamatan Karangmalang, Sragen, dan Ngrampal.

Total kerugian yang dialami warga atas terjadinya bencana tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

"Total kerugian yang dialami warga diperkirakan sebanyak Rp 42.950.000," kata Triyono.

Proses evakuasi sempat mengalami kendala, karena cakupan wilayah yang luas, serta masih terjadinya hujan ringan hingga lebat di lokasi kejadian.

"Diharapkan warga lebih waspada dalam kesiapsiagaan dengan dampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang," imbaunya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved