Koperasi Merah Putih
Tiga Bulan Berdiri, Koperasi Desa Merah Putih Sumbung Boyolali Belum Jalankan Unit Simpan Pinjam
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Sumbung hingga kini belum bisa menjalankan unit simpan pinjam. Padahal sudah 3 bulan berdiri.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Sudah tiga bulan sejak Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) resmi diluncurkan.
KDMP Desa Sumbung menjadi satu-satunya koperasi di Boyolali yang ikut diresmikan Presiden Prabowo Subianto di Klaten pada waktu itu, Senin, 21 Juli 2025.
Namun hingga kini, warga Desa Sumbung yang menjadi anggota KDMP belum bisa meminjam uang.
Ketua KDMP Sumbung, Jamaludin Adiwijaya, mengatakan bahwa unit simpan pinjam yang merupakan bagian penting dari kegiatan koperasi belum dijalankan.
Belum beroperasinya unit tersebut disebabkan keterbatasan modal.
Modal dari pemerintah juga belum dikucurkan untuk mendukung kegiatan usaha tersebut.
“Untuk usaha simpan pinjam belum dijalankan, karena belum ada dana resmi dari pemerintah,” jelasnya saat dihubungi TribunSolo.com, Selasa (21/10/2025).
Meski begitu, Jamaludin menyebut KDMP Sumbung tetap menunjukkan progres positif dari sisi modal dan omzet.
Modal awal yang hanya Rp1,5 juta, kini per 25 September 2025 telah meningkat menjadi Rp13,8 juta.
Baca juga: Perkuat Ekonomi Desa, Bupati Sukoharjo Resmikan Peletakan Batu Pertama 8 Gerai Koperasi Merah Putih
Sedangkan omzet KDMP Sumbung mencapai Rp43,6 juta, naik sekitar 50 persen dibandingkan Juli lalu yang masih di angka Rp29 juta.
Pihaknya saat ini fokus mengembangkan unit usaha di sektor kebutuhan rumah tangga dan pertanian.
“Unit usaha yang sudah berjalan antara lain penjualan sembako, pos logistik, toko obat pertanian, agen mandiri, LPG, dan pupuk,” ujarnya.
Selain itu, KDMP Sumbung juga memiliki usaha apotek desa yang digabung dengan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Saat berdiri, KDMP Sumbung hanya memiliki 60 anggota.
| KDMP Belum Siap, Pikap Impor di Wonogiri Jadi Tanggung Jawab Sementara Danramil |
|
|---|
| Pikap Impor India Tiba di Wonogiri, Masih Diparkir karena KDMP Belum Siap |
|
|---|
| 50 Mobil KDMP di Wonogiri Mulai Dibagikan, Tapi Bakal Menganggur Sementara, Ternyata Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Unit Mobil Pick Up KDMP Wonogiri Mulai Dibagikan di 50 Koperasi, Kapan Bisa Dipakai? |
|
|---|
| Mobil Pick Up KDMP Wonogiri Mulai Dibagikan di 50 Koperasi, Ini Daftar Penerima Tahap Pertama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Persiapan-sambut-prabowo-di-klaten.jpg)