Pendaki Hilang di Mongkrang

Hari Kelima Pencarian Pendaki Bukit Mongkrang Karanganyar Sempat Dihentikan, Hujan dan Kabut Menebal

Kepala Sub Seksi Operasi Kantor SAR Kelas B Surakarta, Basuki, mengatakan hujan dan kabut menghambat mobilitas tim pencari di lapangan.

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
DISELIMUTI KABUT-HUJAN - Kondisi Basecamp Mongkrang, pada pencarian hari kelima Yazid Ahmad Fridaus (26), survivor pendaki bukit mongkrang asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jum'at (23/1/2026), diselimuti hujan dan kabut. Lantaran hujan dan kabut menghambat mobilitas tim pencari di lapangan, pencarian sempat dihentikan sementara. 

Ringkasan Berita:
  • Pencarian pendaki Yazid Ahmad Fridaus di Bukit Mongkrang memasuki hari kelima dan sempat dihentikan sementara.
  • Hujan deras dan kabut tebal mengganggu pergerakan tim SAR dan relawan di lapangan.
  • Basarnas menyebut penghentian sementara dilakukan demi keselamatan tim pencari.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pencarian hari kelima terhadap Yazid Ahmad Fridaus (28), pendaki asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, sempat dihentikan sementara akibat cuaca buruk berupa hujan dan kabut tebal yang menyelimuti kawasan Bukit Mongkrang, Jumat (23/1/2026).

Sejak pagi, kondisi cuaca di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, tidak bersahabat.

Kabut mulai menutup area basecamp sekitar pukul 10.30 WIB, disusul hujan ringan yang turun setengah jam kemudian.

Situasi semakin sulit ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 11.10 WIB.

Baca juga: Pencarian Hari ke-5 Pendaki Bukit Mongkrang Karanganyar, Tim Analisis Lintasan

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas dan relawan terpantau masih berada di basecamp sambil memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan.

Sejumlah petugas terlihat melakukan komunikasi menggunakan radio untuk memantau pergerakan relawan yang telah lebih dulu berada di jalur pencarian.

Kepala Sub Seksi Operasi Kantor SAR Kelas B Surakarta, Basuki, mengatakan hujan dan kabut menghambat mobilitas tim pencari di lapangan.

"Kondisi cuaca saat ini masih hujan, mengganggu pergerakan tim pencari. Pencarian sempat dihentikan sementara karena kondisi cuaca hujan dan kabut," kata dia.

Berbagai Metode Digunakan

Upaya pencarian terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26) terus dilakukan dengan berbagai metode oleh tim SAR gabungan.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah mempublikasikan informasi detail terkait pakaian dan barang yang melekat pada Yazid sebelum dinyatakan hilang.

Informasi tersebut dipasang dalam papan pengumuman guna memudahkan proses pencarian di lapangan.

Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, daftar barang yang dibawa Yazid dijabarkan secara lengkap.

Baca juga: Pendaki Bukit Mongkrang Karanganyar yang Hilang, Ternyata Eks Karyawan Sritex dan Terkena Layoff

Barang-barang tersebut meliputi dua buah soft flask hitam merek Coros, satu unit iPhone 13 Pro, jam tangan Garmin 165 for Runner warna putih, earphone hitam merek GT, rokok Clasmild tersisa satu batang, serta makanan Fitbar dan Soyjoy.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved