Pasar Slogohimo Wonogiri Terbakar

Janji Setyo Sukarno, Pedagang Lama Pasar Slogohimo Wonogiri Jadi Prioritas 

Pedagang lama tetap diprioritaskan bila pasar Slogohimo Wonogiri rampung dibangun. Ini yang dijanjikan Bupati Wonogiri.

Tayang:
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
SOSIALISASI. Pedagang Pasar Slogohimo saat mendapatkan sosialisasi soal pembangunan pasar tersebut beberapa waktu lalu. Bupati menyatakan memprioritaskan pedagang lama. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Wonogiri memastikan pedagang lama menjadi prioritas utama setelah pembangunan ulang Pasar Slogohimo rampung, dengan pembagian kios dan los dilakukan secara transparan.
  • Pasar Slogohimo yang terbakar pada September 2023 direncanakan dibangun ulang tahun 2026 dengan anggaran sekitar Rp 17 miliar dari APBD kabupaten dan provinsi.
  • Selama pembangunan berlangsung, pasar darurat tetap beroperasi dan pedagang tidak dikenakan retribusi.

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Pemkab Wonogiri memastikan para pedagang lama di Pasar Slogohimo menjadi prioritas setelah pembangunan ulang pasar itu selesai.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menegaskan bahwa prinsip utama pembangunan pasar adalah melindungi hak pedagang lama.

Bupati memastikan tidak ada pedagang yang dirugikan serta pembagian kios dan los setelah pembangunan pasar rampung akan dilakukan secara transparan.

“Pedagang lama tetap menjadi prioritas utama," jelasnya.

Diketahui, Pasar Slogohimo yang mengalami kebakaran pada September 2023 lalu akan segera dibangun ulang pada 2026 ini.

Anggaran yang dibutuhkan sekira Rp 17 miliar dari APBD kabupaten dan APBD provinsi digunakan dalam pembangunan pasar, dengan rincian Rp 7 miliar dari APBD kabupaten dan Rp 10 miliar dari APBD provinsi.

"Mulai dibangun kemungkinan setelah Lebaran. Ini proses di pengadaan barang dan jasa juga," kata dia.

"Selama proses pembangunan, pasar darurat tetap bisa digunakan dan tidak ada penarikan retribusi,” imbuhnya.

SEGERA DIBANGUN - Kondisi Pasar Slogohimo Wonogiri, Rabu (11/2/2026). Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Wonogiri, Wahyu Widayati, menyampaikan bahwa pembangunan pasar direncanakan mulai April 2026
SEGERA DIBANGUN - Kondisi Pasar Slogohimo Wonogiri, Rabu (11/2/2026). Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Wonogiri, Wahyu Widayati, menyampaikan bahwa pembangunan pasar direncanakan mulai April 2026 (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)

Diperkirakan Mulai April

Pembangunan Pasar Slogohimo Wonogiri bakal dilakukan pada tahun 2026 ini.

Tender proyek itu akan dilakukan pada Februari 2026.

Sementara, pembangunan diperkirakan bisa dimulai pada April 2026.

Para pedagang sudah menunggu pembangunan pasar ini selama tiga tahun.

Seperti diketahui, kebakaran hebat di pasar tersebut terjadi pada September 2023 lalu.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Wonogiri Wahyu Widayati menyampaikan bahwa pembangunan pasar direncanakan dimulai April 2026. 

Baca juga: Pasar Slogohimo Dibangun Ulang, Pedagang Harap Hanya Satu Lantai

Adapun konsep pasar tetap satu lantai dan tidak ditingkat.

Pembangunan akan dimundurkan sekitar 14 meter dari ruas jalan demi keselamatan dan penataan kawasan.

“Total anggaran pembangunan Pasar Slogohimo mencapai Rp17,17 miliar, bersumber dari bantuan provinsi sebesar Rp10 miliar dan sisanya dari APBD Kabupaten Wonogiri," katanya.

Peresmian pasar ini bakal dilakukan pada Desember 2026.

Pedagang Tetap Sama

Sekda Wonogiri FX Pranata menegaskan Pasar Slogohimo yang dibangun nanti akan ditempati pedagang yang sudah menempati pasar itu. 

Ini sudah sesuai DED yang digarap. 

Artinya, pasar diperuntukkan bagi pedagang yang sudah menempati pasar itu.

"Artinya yang menempati teman-teman pedagang yang sebelumnya sudah ada di sana. Mungkin ada sedikit penyesuaian," beber FX Pranata.

Ia menambahkan saat ini proses DED telah selesai.

Pihaknya berharap, awal Februari sudah mulai proses tender sehingga kontrak bisa dimulai pada Maret atau April mendatang.

"Harapannya Desember bisa ditempati, atau malah sebelum itu bisa ditempati teman-teman pedagang," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved