Angin Ribut Wonogiri
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Wonogiri: 8 Kecamatan Terdampak, Puluhan Rumah Rusak
Angin ribut juga melanda Wonogiri, delapan kecamatan terdampak angin ribut ini.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Hujan lebat disertai angin kencang melanda delapan kecamatan di Wonogiri Rabu (4/3/2026), termasuk Selogiri, Jatipurno, Ngadirojo, Girimarto, Puhpelem, Bulukerto, Wonogiri, dan Slogohimo.
- Kerusakan meliputi 50 rumah ringan, 5 rumah rusak berat, atap dan tiang listrik roboh, serta beberapa rumah tertimpa pohon; tujuh orang terpaksa mengungsi.
- Pohon tumbang menutup akses jalan, kerja bakti pembersihan dilakukan, total kerugian sementara diperkirakan puluhan juta rupiah.
Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Sebanyak delapan kecamatan di Wonogiri terdampak cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang pada Rabu (4/3/2026) sore.
Akibat kejadian itu, sejumlah rumah warga, kantor pemerintahan, serta fasilitas publik berupa jalan dan tiang listrik terdampak pohon tumbang.
"Kejadian angin kencang sekitar pukul 15.30 - 17.00. Dampaknya dirasakan di delapan kecamatan," kata Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, Rabu (4/3/2026).
Delapan kecamatan yang terdampak angin kencang itu di antaranya Selogiri, Jatipurno, Ngadirojo, Girimarto, Puhpelem, Bulukerto, Wonogiri, dan Slogohimo.
Di Kecamatan Jatipurno, tepatnya Kelurahan Balepanjang, setidaknya ada 50 rumah mengalami kerusakan ringan dan 5 rumah rusak berat. Kerusakan didominasi pada bagian atap, entah itu atap asbes, seng, maupun genteng yang terbawa angin.
"Ada teras rumah dan tiang listrik roboh, serta satu rumah tertimpa pohon. Kantor kelurahan setempat juga rusak pada bagian atap," jelasnya.
Dua Rumah Tertimpa Pohon
Di Kecamatan Bulukerto, dua rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang, sehingga tujuh orang terpaksa mengungsi sementara.
Di Kecamatan Slogohimo, Selogiri, Ngadirojo, Girimarto, dan Puhpelem, sejumlah rumah terdampak angin kencang. Kerusakan didominasi pada atap, baik akibat tertimpa pohon maupun terkoyak angin sehingga genteng terbawa angin.
Kerusakan atap bervariasi, mulai dari ringan hingga berat akibat hujan deras dan angin kencang.
Baca juga: Kondisi Korban Angin Ribut Karanganyar: Satu Pulang, Satu Dirawat di RSUD
"Di Selogiri ada pohon sengon tumbang menutup total akses jalan Wonogiri-Solo. Sudah terkondisikan," ujar Fuad.
Menurut dia, upaya penanganan darurat telah dilakukan pasca kejadian. Warga dan pihak terkait melakukan kerja bakti pembersihan.
"Total kerugian sementara dari titik yang sudah terdata mencapai puluhan juta rupiah. Pendataan masih berjalan," pungkasnya. (*)
| Diminta Berhenti Jualan Kuliner Non Halal di Sukoharjo, Pemilik Usaha Minta Waktu |
|
|---|
| Jamu Bhayangkara FC Tanpa Penonton, Coach Milo Akui Persis Solo Rindukan Suporter di Lapangan |
|
|---|
| Kenakan Pakaian Adat Nusantara, Seluruh Sekolah Naungan Yayasan Al Abidin Rayakan Hari Kartini |
|
|---|
| Tanggapi Pernyataan Jusuf Kalla, Jokowi Balas Pakai 'Kalimat Sakti' Ini Lagi Setelah 3 Tahun |
|
|---|
| Bayi Cantik di Sukoharjo Ini Dibuang dalam Tas, Ditinggalkan dengan Sepucuk Surat yang Menyayat Hati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Angin-ribut-cuaca-eksrem-54.jpg)