Bencana Alam di Klaten

Cuaca Ekstrem di Klaten, Hujan Es dan Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah

Cuaca ekstrem di Klaten picu hujan es, pohon tumbang, dan puluhan rumah rusak. BPBD pastikan tak ada korban.

Penulis: Tribun Network | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Istimewa
CUACA EKSTREM - Cuaca ekstrem melanda Kabupaten Klaten pada Rabu (4/3/2026) sore. Hujan lebat yang disertai angin kencang bahkan dilaporkan memicu hujan es di beberapa wilayah. 

"Tanggul sungai Dengkeng di wilayah Paseban yang longsor, lanjut untuk di Kecamatan Trucuk di Desa Kalikebo ada satu rumah yang berada di pinggir sungai itu roboh pondasi rumahnya," paparnya.

Baca juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Wonogiri: 8 Kecamatan Terdampak, Puluhan Rumah Rusak

Puluhan Rumah Terdampak di Manisrenggo

Camat Manisrenggo, Wachyu Adhi Pratomo, mengatakan hujan angin yang terjadi berdampak pada puluhan rumah warga di wilayahnya.

Menurutnya, kerusakan paling banyak terjadi di Desa Solodiran dan Desa Taskombang.

"Data yang saya terima, (kejadian terjadi) di Desa Solodiran dan Desa Taskombang. Rata-rata hanya gendeng-gendeng yang berterbangan," ujarnya.

Ia memperkirakan jumlah rumah yang terdampak berkisar antara 15 hingga 20 unit.

"Kalau jumlah rumah (terdampak), ya sekitar 15 atau 20 rumah. Sekarang dalam proses penanganan," ucapnya.

Tidak Ada Korban Jiwa

Berdasarkan laporan assessment Pusdalops BPBD Klaten, tidak ada korban jiwa dalam rangkaian kejadian cuaca ekstrem tersebut.

"Kalau korban jiwa, tidak ada," pungkas Wachyu.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved