BIOGRAFI: KH Abdul Hamid Zuhri, Pengasuh Ponpes An Najah Dawar Boyolali

Berikut cerita KH Abdul Hamid adalah Pengasuh Ponpes An Najah Dawar Boyolali.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso

“Anak-anak itu ya ngaji. Ya bantu-bantu saya di ladang, di dapur juga.”

Dari proses yang mengalir itulah, cikal bakal pondok pesantren yang diasuhnya mulai berdiri.

“Jadi pondok ini mengalir saja… akhirnya ada orang yang membantu saya membuat pondok,” katanya.

Hidup Penuh Perjuangan

Di balik kesuksesan mendidik santri, kehidupan ekonomi Hamid justru penuh perjuangan.

Ia sempat mencoba berbagai usaha, namun tidak selalu berhasil.

Mulai dari bertani, berjualan pakan sapi, hingga usaha konveksi yang dijalankan istrinya.
“Jadi ya kerjaan ganti-ganti,” ujarnya.

Bahkan, ia pernah menjalani pekerjaan sederhana di malam hari.

“Pernah juga saya itu kalau malam marut (menyisir) singkong. Paginya istri saya bawa ke pasar, saya momong di rumah,” kenangnya.

Namun, dari semua keterbatasan itu, Hamid tetap istiqamah mengajar dan mengabdi.

Hingga akhirnya, pesantren yang dirintis dari nol berkembang dan menjadi tempat menimba ilmu bagi banyak santri. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved