Pencurian di Sragen
Rumah Penjual Roti Bakar di Gemolong Sragen Dibobol Maling Lewat Atap, Tas dan Dompet Raib
Di dalam tas tersebut terdapat uang tunai sebesar Rp2,5 juta, KTP, SIM A, SIM C, STNK sepeda motor Honda Astrea Grand AD 4006 ME, serta kartu ATM BRI.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Rifatun Nadhiroh
Ringkasan Berita:
- Maryono (47), warga Gemolong, Sragen, kaget rumahnya dibobol maling pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB saat bangun tidur.
- Pelaku diduga masuk lewat atap, mengambil tas berisi uang Rp2,5 juta, dokumen penting, ATM, serta uang Rp300 ribu milik istri korban.
- Total kerugian Rp2,8 juta. Polisi mengamankan pecahan genting dan tangga bambu, kasus masih dalam penyelidikan.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Maryono (47), warga Dukuh Ngroto RT 002, Desa Genengduwir, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, dibuat kaget setelah mendapati rumahnya kemalingan.
Peristiwa tersebut diketahui pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Kapolsek Gemolong, AKP Liyan Prasetyo, mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban pulang berjualan roti bakar.
Setibanya di rumah sekitar pukul 01.00 WIB, korban mengunci seluruh pintu dan beristirahat di ruang keluarga.
“Saat itu korban tidur di depan meja TV. Ketika bangun dan menuju pintu belakang, korban kaget karena pintu sudah dalam kondisi terbuka,” ujar Liyan.
Baca juga: Peralatan Ibadah Gereja di Boyolali Digondol Maling, Total Kerugian Rp19 Juta
Mengetahui hal tersebut, korban kemudian mengecek dapur dan mendapati genting di atas kamar mandi sudah terbuka.
Korban selanjutnya memeriksa barang-barangnya dan mendapati sebuah tas selempang hitam yang sebelumnya digantung di belakang pintu kamar telah hilang.
Di dalam tas tersebut terdapat uang tunai sebesar Rp2,5 juta, KTP, SIM A, SIM C, STNK sepeda motor Honda Astrea Grand AD 4006 ME, serta kartu ATM BRI.
Selain itu, uang sebesar Rp300 ribu yang tersimpan di dompet milik istri korban juga turut hilang.
Akibat kejadian tersebut, total kerugian ditaksir mencapai Rp2,8 juta.
“Korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Gemolong. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kami mengamankan dua pecahan genting tanah liat dan satu tangga bambu,” pungkasnya.
Baca juga: Kemasan, Lapak Jual Beli Emas di Kawasan Pasar Klewer yang Tak Lekang Zaman
(*)
| Apa itu Teknik Social Engineering yang Dipakai Maling Gasak Emas Rp40 Juta Nenek-nenek di Sragen? |
|
|---|
| Dicari! Pelaku Pencurian Emas Senilai Rp 40 Juta Milik Warga Sragen, Kini Masih Buron |
|
|---|
| MODUS Maling Gasak Emas Senilai Rp40 Juta Nenek di Sragen : Cek Regulator Gas Berhadiah Emas |
|
|---|
| Tipu Daya Pencuri di Sragen: Nyamar Jadi Sales Regulator Elpiji, Gasak Perhiasan Senilai Rp40 Juta |
|
|---|
| Tak Hanya Satu, Ada Pintu 5 Kios di Shopping Center Sragen yang Dijebol Maling, Kini Pelaku Diburu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Polisi-melakukan-olah-tkp-di-rumah-penjual-roti-bakar-Maryon.jpg)