Cuaca Panas di Solo
Cuaca Panas Menyengat di Solo Raya, Ini Takaran Ideal Minum Air Putih agar Tak Dehidrasi
BMKG memperkirakan cuaca panas ini masih akan berlangsung seiring mendekatnya musim kemarau.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Dicky juga menyarankan agar aktivitas berat di luar ruangan dihindari, terutama pada pukul 10.00 hingga 15.00, saat paparan sinar matahari berada pada puncaknya.
Penggunaan pelindung seperti topi, payung, dan tabir surya juga penting untuk mengurangi dampak paparan langsung sinar matahari.
Masyarakat juga dianjurkan untuk secara berkala mendinginkan tubuh, misalnya dengan mandi air sejuk atau berada di ruangan teduh maupun ber-AC.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa panas ekstrem dapat memicu kondisi serius seperti dehidrasi hingga heat stroke.
Heat stroke merupakan kondisi darurat medis yang terjadi ketika suhu tubuh melebihi 40 derajat Celsius dan sistem pengatur suhu tubuh gagal bekerja.
Gejalanya meliputi kebingungan, hilang kesadaran, tidak berkeringat, hingga kejang. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat berujung pada kerusakan otak bahkan kematian.
Karena itu, masyarakat diminta untuk waspada terhadap gejala awal seperti lemas, pusing, mual, keringat berlebihan, dan detak jantung yang meningkat.
Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis memiliki risiko lebih tinggi mengalami dampak buruk akibat panas ekstrem.
Selain upaya individu, Dicky juga menekankan pentingnya langkah lingkungan dalam menghadapi fenomena ini. Ia mendorong peningkatan ruang terbuka hijau di perkotaan, seperti penanaman pohon dan pembangunan hutan kota, yang terbukti mampu menurunkan suhu lingkungan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Air-putih-dingin.jpg)