Sejarah di Kota Solo
Perbedaan Bakso Solo, Bakso Malang, dan Bakso Wonogiri : Sekilas Tampak Serupa, Padahal Aslinya Beda
Banyak keluarga di Wonogiri menjadikan bakso sebagai usaha utama, sehingga citra Wonogiri sebagai “kota bakso” semakin melekat.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Yang bikin membuat Bakso Solo makin nikmat adalah taburan bawang goreng di atasnya.
Pelengkap dan Penyajian
Bakso Wonogiri
Pelengkapnya cukup sederhana: mi putih atau mi kuning, tahu putih, ditambah bawang goreng dan seledri.
Penyajiannya menonjolkan rasa bakso dan kuah tanpa banyak tambahan.
Bakso Malang
Inilah yang membuatnya istimewa. Bakso Malang umumnya disajikan lengkap dengan:
- pangsit goreng
- pangsit rebus
- siomay
- tahu goreng
- bakso goreng
- mi kuning atau bihun
Keberagaman inilah yang membuat satu mangkuk Bakso Malang terasa sangat “ramai”.
Bakso Solo
Penyajiannya tidak sekaya Bakso Malang, tetapi tetap memiliki keunikan.
Bakso Solo biasanya disajikan bersama tahu bakso, tetelan, pangsit rebus, dan sambal kecap khas Solo.
Mengapa Bakso Wonogiri dan Solo Terkenal di Mana-Mana?
Di Indonesia, khususnya kota-kota besar seperti Jakarta, sangat mudah menemukan pedagang bakso asal Solo dan Wonogiri.
Ini bukan sekadar tren, tetapi bagian dari perjalanan budaya dan ekonomi masyarakatnya.
Kedua daerah ini sudah lama memiliki tradisi berdagang bakso. Banyak keluarga perantau membuka usaha bakso di berbagai kota dalam beberapa generasi.
Di Jakarta, misalnya, terdapat paguyuban pedagang bakso asal Solo dan Wonogiri.
Tidak peduli apakah penjual berjualan dengan gerobak atau membuka kios, semua berkumpul untuk:
- saling berbagi pengalaman
- memberikan tips mengembangkan usaha
- mempererat silaturahmi
- mempertahankan kualitas bakso khas daerah asal
Kekuatan komunitas ini menjadi salah satu faktor yang membuat bakso dari dua daerah ini menyebar luas dan tetap konsisten soal rasa.
Cara Membedakan Bakso Wonogiri dan Bakso Solo
Cara termudah membedakannya adalah melalui kuah:
Wonogiri: kuah bening dari kaldu tulang
Solo: kuah cenderung lebih keruh dan kaya bumbu
Malang: kuah beraroma kuat, paling kaya soal isian
Sementara rasa bakso Wonogiri lebih dominan daging, bakso Solo lebih gurih dan aromatik.
Ketiga jenis bakso ini menggambarkan kekayaan kuliner Indonesia yang sangat beragam:
Bakso Wonogiri cocok bagi penyuka rasa daging yang dominan dan kuah ringan.
Bakso Malang tepat untuk pencinta variasi dan kuah gurih berbumbu.
Bakso Solo ideal untuk penikmat rasa sederhana namun tetap kaya aroma.
(*)
| Mana Penyebutan yang Benar : Solo, Surakarta, atau Sala? Cek Dahulu Fakta Sejarahnya Berikut Ini |
|
|---|
| Asal-usul Nama Kecamatan Serengan di Solo : Saksi Bisu Perjuangan Kemerdekaan |
|
|---|
| Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Nasi Kucing Solo dan Jogja |
|
|---|
| Fakta Menarik Batik Parang, Ada Pantangan Dilarang Dipakai di Keraton Solo dan Mangkunegaran |
|
|---|
| Asal-usul Nama Kelurahan Kadipiro di Solo : Konon Bermakna 'Keterlaluan' saat Zaman Majapahit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Seporsi-Bakso-Komplit-ala-Warung-Bakso-Pak-Suradi-Samping-Pegadaian-Cokronegaran.jpg)