Info Surakarta
Debit Bengawan Solo Naik Drastis, Sempat Sentuh Siaga Kuning hingga Hampir Capai Bibir Sungai
Tingginya curah hujan sepekan terakhir ini membuat debit air sungai Bengawan Solo meningkat.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Tri Widodo
Ringkasan Berita:
- Debit air Sungai Bengawan Solo di Kota Solo meningkat drastis dalam sepekan terakhir akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu.
- Pantauan di pintu air Demangan, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Rabu (25/2/2026), menunjukkan ketinggian air hampir mencapai bibir sungai dengan arus cukup deras.
- Petugas Intake IPAL Semanggi, Purnomo, menyebut debit air sempat menyentuh level siaga kuning atau hampir 8 meter pada Minggu (22/2/2026).
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tingginya curah hujan sepekan terakhir ini membuat debit air sungai Bengawan Solo meningkat.
Seperti pantauan TribunSolo.com, di pintu air Demangan, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres pada Rabu (25/2/2026) siang kondisi debit air masih terbilang cukup tinggi.
Baca juga: Detik-detik Atap Warung di Klaten Diterjang Angin Kencang : Seng Terangkat, Langit Mendadak Terlihat
Baca juga: Hujan Angin Rusak 80 Persen Atap Warung di Wonosari Klaten, 5 Orang Sempat Berada di Dalam
Nampak arus sungai juga terbilang cukup deras. Selain itu juga ketinggian air sungai Bengawan Solo nampak hampir mencapai bibir sungai.
Kondisi serupa juga terlihat di Halte Sewu yang berjarak beberapa ratus meter dari pintu air Demangan.
Kondisi debit air di sana juga terbilang cukup tinggi dan dengan arus yang deras.
Sejumlah sampah pun nampak tersangkut di jalan setapak menuju bibir sungai yang ada di sana.
Sementara itu, Petugas Intake IPAL Semanggi, Purnomo menerangkan bahwa kondisi debit air di Sungai Bengawan Solo memang terbilang tinggi dalam sepekan terakhir.
Debit air selama beberapa hari terakhir disebut Purnomo hampir mencapai 8 meter. Bahkan pada hari Minggu (22/2/2026) kemarin debit air sampai menunjukkan siaga kuning.
"Sepekan terakhir debit air Bengawan cukup signifikan ya, sampai menyentuh siaga kuning. Siaga kuning itu kurang lebih 8 meter," ungkap Purnomo saat dihubungi TribunSolo.com.
Purnomo memperkirakan kondisi tersebut terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi terjadi di hulu-hulu sungai Bengawan Solo seperti Tawangmangu yang melintasi sungai Samin.
"Kalau debit air ini meningkat karena kiriman dari wilayah Tawangmangu melalui kali Samin," lanjutnya.
Purnomo juga memperkirakan bahwa apabila curah hujan masih tinggi dalam beberapa waktu ini, debit air sungai Bengawan Solo bisa naik kembali.
"Untuk kemungkinan ada kenaikan lagi itu masih cukup besar. Karena curah hujan di hulu-hulu Bengawan masih cukup tinggi sepertinya," pungkasnya. (*)
Sungai Bengawan Solo Tercemar
abrasi sungai bengawan solo
Sungai Bengawan Solo
Luapan Sungai Bengawan Solo
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo
| Debit Bengawan Solo Sempat Siaga Kuning, Petugas Jelaskan Arti Status hingga Bahaya Merah |
|
|---|
| WNA Jangan Sampai Tertipu! Situs Resmi Pengurusan e-VoA Hanya di molina.imigrasi.go.id |
|
|---|
| Community Leaders Solo Mendorong Insan PNM Berkualitas Untuk Mendukung UMKM Indonesia Naik Kelas |
|
|---|
| Bidik Pebisnis Eropa di Indonesia, Imigrasi Kukuhkan Parq Space Bali Jadi Duta Layanan Keimigrasian |
|
|---|
| UMKM Beromzet Miliaran Rupiah Terbantu Berkat Pendampingan Bea Cukai Surakarta, Ekspor Kian Lancar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Bengawan-Solo-di-Kampung-Sewu.jpg)