Fakta Menarik Tentang Solo
Kenapa Sala Disebut Solo? Begini Penjelasan dan Sejarahnya
Namun, tak sedikit masyarakat yang bertanya-tanya, mengapa nama resminya Surakarta, tetapi lebih populer disebut Solo?
Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Dok Pemprov Jateng
IKON SOLO - Patung Slamet Riyadi di Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang merupakan salah satu ikon Kota Solo. Beginilah asal-usul kenapa Sala bisa disebut Solo.
Saat ini, Solo atau Surakarta dikenal sebagai salah satu kota budaya terpenting di Indonesia.
Kota seluas 44,04 kilometer persegi itu memiliki sejarah panjang sebagai pusat kerajaan Jawa.
Solo juga semakin dikenal luas sejak dipimpin Presiden ke-7 RI Joko Widodo saat masih menjabat Wali Kota Solo selama dua periode
Meski nama resminya tetap Surakarta, masyarakat Indonesia hingga dunia lebih familiar menyebut kota ini sebagai Solo, sebuah nama yang lahir dari sejarah panjang, budaya Jawa, dan pengaruh pelafalan orang Eropa pada masa kolonial.
(*)
Berita Terkait: #Fakta Menarik Tentang Solo
| Dulu Lahan Pacuan Kuda Milik Mangkunegaran, Kini Jadi Stasiun Terbesar di Kota Solo |
|
|---|
| Makna Tradisi Mitoni, Ritual Selamatan Kehamilan 7 Bulan yang Masih Eksis di Solo Raya |
|
|---|
| Makna Batik Parang yang Dilarang Dikenakan di Keraton Solo dan Mangkunegaran |
|
|---|
| Tempe Gembus Mudah Dijumpai di Angkringan Solo, Ternyata Pernah Jadi Penyelamat Saat Krisis Pangan |
|
|---|
| Kisah Menarik Kelurahan Gajahan di Solo, Ternyata Dulu Tempat Kandang Gajah Milik Keraton Surakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/patung-slamet-riyadi-ikon-solo.jpg)