Penipuan Haji Plus di Karanganyar
Kasus Dugaan Penipuan Haji Plus Sasar Lansia Karanganyar, Polresta Solo Mulai Periksa Saksi
Korban awalnya menyampaikan pengaduan pada Juli 2025. Namun laporan polisi secara resmi baru diterbitkan pada 25 Mei 2026.
Tayang:
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
BUKTI LAPORAN. Sri Wijiningsih (61), warga Perum Klodran Indah, Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar saat ditemui, Selasa (2/6/2026). Dia menunjukkan bukti laporan polisi.
Warsena menambahkan, modus yang digunakan terlapor yakni menawarkan program haji dengan promo atau subsidi harga kepada korban yang sudah mengenal pelaku karena sama-sama berada di lingkungan biro perjalanan.
“Kalau modusnya ini kan yang bersangkutan antara pelapor dan terlapor ini kan sama-sama pengurus biro sehingga sudah kenal baik. Kemudian terlapor ini menawarkan promo dalam rangka subsidi sehingga pelapor ini tertarik,” pungkasnya.
Berita Terkait: #Penipuan Haji Plus di Karanganyar
| Rela Menahan Diri Tak ke Mall Hingga Hidup Hemat Demi Naik Haji, Lansia Karanganyar Malah Tertipu |
|
|---|
| Tabungan Habis Demi Haji, Sri Wijiningsih Jadi Korban Dugaan Penipuan Travel di Solo |
|
|---|
| Tak Beri Tahu Anak, Lansia Karanganyar Korban Penipuan Haji Plus Awalnya Hendak Beri Kejutan |
|
|---|
| Tak Hanya Lansia Colomadu Karanganyar, Korban Penipuan Haji Plus Juga Berasal dari Solo hingga Jogja |
|
|---|
| Modus Haji Plus Makan Korban, Uang Rp104 Juta Lansia Karanganyar Raib dalam Sekejap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Haji-plus-penipuan.jpg)