Perebutan Tahta Keraton Solo
BREAKING NEWS: Persoalan Baliho Meluas, GKRP Timoer Akan Gugat Gusti Moeng
Keraton Solo kembali memanas, kali ini soal jabatan Pengageng Sasana Wilapa. Ini dipersoalkan
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Sebelum GKRP Timoer menjabat sebagai Pengageng Sasana Wilapa, dialah yang dianggap secara resmi memegang jabatan tersebut sejak perjanjian perdamaian tahun 2017.
“Sejak perjanjian perdamaian ditandatangani, jabatan GKR Koes Murtiyah Wandansari berakhir. Setelah itu saya menjabat sebagai wakil pengageng tanpa pengageng. Setelah itu GRAy Koes Sapardiyah sempat menjabat. Dengan pertimbangan banyak hal, jabatan Pengageng Sasana Wilapa saya pegang. Posisi saya sebagai Pengageng Sasana Wilapa akan kami jadikan alat bukti di pengadilan dan sah,” ungkapnya.
Sampai berita ini ditulis, TribunSolo.com masih mencoba menghubungi GKR Koes Murtiyah Wandansari atau Gusti Moeng terkait ini. (*)
| Dua Baliho Kini Terpampang di Depan Gapura Gladak, Disbudpar Solo: Rusak Estetika Kota |
|
|---|
| Baliho PB XIV Hangabehi Tersebar hingga Jawa Timur, LDA Keraton Solo : Pendukung Pakai Biaya Mandiri |
|
|---|
| Soal Polemik Pengembalian Pusaka, LDA Tegaskan Milik Dinasti dan Terikat Hukum Adat Keraton Solo |
|
|---|
| PB XIV Purbaya Tolak Kembalikan Pusaka, LDA Keraton Solo : Itu Milik Dinasti, Bukan Raja! |
|
|---|
| Gelombang Baliho PB XIV Hangabehi Bakal Meluas, Solo Raya hingga Jawa Timur Siap Menyusul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Gugatan-Keraton-Solo-56.jpg)