Kenaikan Harga BBM
Harga Pertamax Melonjak Tajam, Tarif Batik Solo Trans Tak Berubah, Bakal Diserbu?
Meski bisa jadi primadona di tengah kenaikan harga BBM, namun ternyata belum ada penambahan penumpang secara signifikan.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Tarif Batik Solo Trans (BST) dipastikan belum naik meski harga BBM, termasuk Pertamax, mengalami kenaikan tajam.
- BST dinilai bisa menjadi alternatif transportasi murah bagi masyarakat, mahasiswa, pelajar, hingga wisatawan.
- Warga berharap pemerintah menambah informasi rute dan fasilitas BST agar lebih banyak masyarakat beralih dari kendaraan pribadi.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Transportasi umum (transum) Batik Solo Trans (BST) bisa mengambil peran untuk menggaet masyarakat yang ingin beralih tak lagi menggunakan kendaraan pribadi.
Bukan tanpa alasan, meski sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) dikeluhkan oleh pengguna kendaraan, BST ternyata tidak menaikkan tarifnya.
Hal itu ditegaskan oleh Kepala UPT Transportasi Dinas Perhubungan (Disub) Kota Solo Agus Purnomo.
"Belum, (tarif BST masih) tetap," ungkap Agus lewat pesan singkat, Kamis (11/6/2026).
Meski bisa jadi primadona di tengah kenaikan harga BBM, namun ternyata belum ada penambahan penumpang secara signifikan.
Dari pantauan TribunSolo.com di sejumlah halte baik di jalan Slamet Riyadi, jalan Adi Sucipto maupun jalan Walter Monginsidi, kondisi halte-halte BST masih belum ramai penumpang. Bahkan dari pantauan hanya satu dua penumpang yang menunggu kedatangan BST di halte tersebut.
Namun demikian, BST sudah menjadi primadona bagi sejumlah masyarakat seperti siswa sekolah, mahasiswa maupun beberapa warga lain.
Salah satunya, Widhi (22) mahasiswa UNS asal Semarang tersebut telah menggunakan BST sebagai alat transportasi sejak tahun 2024.
Hal itu diakui Widhi tak lain karena tarif yang murah. Bahkan sekali naik BST hanya membayar Rp 3.700.
Baca juga: Dampak Kenaikan Harga Pertamax di Solo Raya, Peralihan ke Transum Hingga Antrean Pertalite Mengular
"Saya baru menggunakan akhir tahun 2024 sampai sekarang. Kalau harga sih sesuai kantong mahasiswa dan warga sipil. Apalag ada harga pelajar, harga lansia dan disabilitas. Jadi mempermudah bagi yang jarang menggunakan kendaraan pribadi," kata Widhi.
"Sekali naik itu Rp 3.700 apalagi kalau mau pindah rute kalau belum ada satu jam, tidak dikenai biaya tambahan. Itu khusus pakai kartu, kalau Qris bayar lagi," lanjutnya.
Harapan Tarif BST Tak Terpengaruh Seterusnya
Disinggung dengan harga sejumlah BBM yang mengalami kenaikan, Widhi pun berharap agar tarif BST tidak terpengaruh.
"Kalau diusahakan sih jangan naik dulu, soalnya melihat ekonomi sekarang belum stabil apalagi UMK Solo kan beda sama kota-kota lain, jadi menyesuaikan saja," terangnya.
| Dampak Kenaikan Harga Pertamax di Solo Raya, Peralihan ke Transum Hingga Antrean Pertalite Mengular |
|
|---|
| Harga BBM Naik, Tarif BST Solo Tetap Aman? Ini Penjelasan Dishub |
|
|---|
| Antrean di SPBU Sudimoro Boyolali Mengular hingga Jalan, Motor Buru Pertalite |
|
|---|
| Stok Terbatas, Pertalite Tetap Jadi Buruan Pengendara di Klaten |
|
|---|
| Petugas Jalur Pertalite Lebih Sibuk di SPBU Solo Usai Harga Pertamax Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/TUNGGU-BST-Pengguna-Batik-Solo-Trans-BST-saat-menunggu-di-halte-Slamet-Riyadi-Solo.jpg)