KH Sholeh Qosim Wafat saat Sujud Salat Magrib, Ini Sosoknya yang Pernah Dicium Tangan oleh Jokowi
Begitu banyaknya warga hingga publik figur yang berduka atas meninggalnya sosok kiai satu ini, seperti apa sosoknya semasa hidup?
Penulis: Hanang Yuwono | Editor: Hanang Yuwono
Menurut dia, KH Sholeh Qosim pada peristiwa masih sangat muda.
Ia turut berangkat bersama ayahnya, yaitu Kiai Qosim.
Sosoknya yang berjiwa nasionalisme terbukti sampai kini, ia selalu hadir saat peringatan hari kebangsaan digelar.
Demikian, dengan kondiri fisik yang tak prima, dia ikut berdiri dengan bantuan tongkat saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan.
Sosoknya sendiri pernah jadi perbincangan warganet, ketika HUT ke-72 TNI tahun 2017 lalu di Cilegon, Banten.
Karena saat itu Presiden Joko Widodo mencium tangan Kiai Soleh dengan penuh hormat.
Semasa hidupnya, KH Sholeh Qosim memang dikenal sebagai ulama yang kerap memberi dakwah atau wejangan yang menenteramkan hati.
Bahkan bagi Anshor, KH Sholeh Qosim dianggap sebagai orang tua yang wajib dihormati.
Tak heran, ketika ia mengisi acara, puluhan pemuda selalu berkerumun berharap bisa mencium tangan KH Sholeh Qosim.
Di usianya yang tak muda lagi, bahkan sang kiai masih sering menghadiri acara pengajian kubro dan acara-acara lainnya.
Telepon Terakhir KH Sholeh Qosim yang Tak Sempat Dijawab Gus Ipul
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ikut merasa kehilangan atas meninggalnya almarhum KH Sholeh Qosim.
Dikutip TribunSolo.com dari Surya.co.id, Gus Ipul pun menyampaikan belasungkawa sedalamnya atas meninggalnya Pengasuh Pondok Pesantren Bahauddin Al-Islami, Ngelom, Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur ini.
"Kita kehilangan satu di antara seorang ulama besar."
"Kami mengucapkan belasungkawa sedalamnya," kata Gus Ipul saat ditemui di sela acara pengajian di Jember, Kamis (10/5/2018).
