Solo KLB Corona

Sebelum Pasien Suspect Corona Dibawa ke RSUD Moewardi Solo, Lurah Kena Tegur Dinkes & Pemprov Jateng

Lurah setempat di Kota Solo, Winarto sempat membentuk satgas mandiri untuk memantau aktivitas seorang pasien suspect Virus Corona di wilayahnya.

Sebelum Pasien Suspect Corona Dibawa ke RSUD Moewardi Solo, Lurah Kena Tegur Dinkes & Pemprov Jateng
TribunSolo.com/Istimewa
Ilustrasi ; Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Muchamad Nabil Haroen atau Gus Nabil yang turun seorang diri meninjau RSUD Dr Moewardi Solo pada Sabtu (14/3/2020) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Lurah setempat di Kota Solo, Winarto sempat membentuk satuan tugas (satgas) mandiri untuk memantau aktivitas seorang pasien suspect Virus Corona di wilayahnya. 

Pembentukan itu dilakukan sebelum pasien dijemput tim kesehatan berpakaian alat pelindung diri dan dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo. 

"Satgasnya itu berasal dari tetangga sekitar rumah pasien, mereka ikut mengawasi aktivitasnya," tutur dia usai menghadap Sekda Ahyani di Pemkot Solo, Kamis (19/3/2020).

KRONOLOGI Petugas Kesehatan Jemput 1 Pasien Suspect Corona di Solo dan Dibawa ke RSUD Dr Moewardi

Meski begitu, Winarto mengaku dirinya juga tetap memantau aktivitas pasien suspect virus bernama ilmiah SARS-CoV-2 itu melalui sambungan telepon.

"Contohnya saya selalu menelpon pasien bertanya ibu ada di rumah? Ada di rumah, kondisinya sehat? tenang pak Lurak kondisi saya sehat," katanya. 

Namun, pemantauan tersebut nampaknya kurang efektif pasalnya apa yang diutarakan pasien tidak sesuai dengan kenyataannya.

BREAKING NEWS : Hoax, Kabar 3 Warga Solo Dinyatakan Positif Corona, Inilah Fakta Sebenarnya

"Kemarin pernah disidak Dinas Kesehatan Provinsi  Jawa Tengah, diperiksa ke rumahnya ternyata rewang di acara kumbokaran," terang Winarto. 

"Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Solo ikut memeriksa ke rumah terus saya ditelepen, katanya pasien di rumah, ini infonya malah dia di pasar," imbuhnya membeberkan.

Sosiolog UI Beberkan Cara Mencegah Kelumpuhan Ekonomi Pasar Tradisional di Tengah Virus Corona

Akibatnya, Winarto kena teguran Dinas Kesehatan Kota (DKK) solo dan Provinsi Jawa Tengah.  

Meski begitu, Winarto menyarankan pembentukan tim khusus yang bertugas memantau aktivitas orang yang melakukan karantina mandiri. 

Pasien Positif Corona Capai 309 Orang, Anies Baswedan Putuskan Warga Jakarta Beribadah dari Rumah

"Kami sampaikan kepada atasan kami yang mengingatkan pasien itu yang memiliki porsinya, misalnya keamanan ya TNI, kalau kesehatan, ya Dinas Kesehatan Kota," kata dia. 

"Saya mengusulkan bentuk satgas yang melibatkan dinas terkait, kalau membentuk satgas mandiri nanti akan disepelakan," tandasnya. 

(*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved