Berita Karanganyar Terbaru

Satu-satunya di Solo Raya yang Tak Gelar Pilkada 2020, KPU Karanganyar Luncurkan Sidatan, Apa Itu?

Dengan Aplikasi itu masyarakat dapat dengan mudah dan efisien dalam melakukan pemutakhiran data pemilih.

Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
ILUSTRASI : Petugas membawa kotak suara di kantor KPU Solo, Jalan Kahuripan Utara Nomor 23, Kecamatan Banjarsari, Solo. 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Di tengah Pilkada serentak 2020, Kabupaten Karanganyar satu-satunya daerah di Solo Raya yang tidak menggelar hajatan lima tahunan itu.

Namun tidak berarti omisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar fakum.

Pada Selasa (20/10/2020) ini, KPU Karanganyar melaunching aplikasi Sistem Informasi Pemilih Berkelanjutan (Sidatan).

Dengan Aplikasi itu masyarakat dapat dengan mudah dan efisien dalam melakukan pemutakhiran data pemilih.

Baca juga: Ini Syarat Isolasi Mandiri di Rumah Bagi Pasien Covid-19 OTG dan Hal yang Wajib Diperhatikan

Baca juga: Setahun Jokowi-Maruf, Ekonom Univet Sukoharjo : Utang Kian Bertambah untuk Penanganan Covid-19

Masyarakat dapat mengakses aplikasi tersebut menggunakan smartphone dengan cara membuka link karanganyar,kpu.co.id/sidatan.

Untuk dapat melakukan pemutakhiran data pemilih, pengguna dapat login menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) masing-masing.

Pasalnya terkadang ada masyarakat yang telah pindah penduduk tapi tidak melaporkan.

Sehingga dengan aplikasi Sidatan, masyarakat dapat dengan mudah melakukan pemutakhiran data pemilih.

Ketua KPU Karanganyar, Triastuti Suryandari menyampaikan, sebelumnya proses aduan dari masyarakat masih dilakukan dengan cara offline dengan menggunakan formulir dan via email.

Mengingat saat ini perkembangan teknologi sudah kian pesat, KPU mencoba menyesuaikan perkembangan zaman dengan membuat aplikasi Sidatan.

"KPU Karanganyar menindaklanjuti surat dari KPU RI terkait pemutakhiran data berkelanjutan.

Kita punya kewajiban melakukan pemutakhiran data pemilih.

Selama ini kita masih offline, masyarakat yang ingin memberikan tanggapan dan masukan bisa datang ke Kantor KPU. Kemudian mengisi formulir," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Alasan Buruh Solo Tak Gelar Aksi Setahun Jokowi-Amin : Tak Ingin Terjebak Situasi Mempersulit Buruh

Baca juga: Cara Mengecek Nama Anda Terdaftar Atau Tidak Jadi Pemilih dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020

Lanjutnya, dengan adanya aplikasi ini masyarakat dapat dengan mudah menjadi pemilih yang partisipatif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved