Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Penambakan di Jalan Monginsidi Solo

Penampilan Penembak Mobil Bos Tekstil Solo, Berbaju Tahanan & Bercelana Pendek, Tangan Terborgol

Sosok pelaku penembakan mobil Toyota Alphard hitam bernopol AD 8945 JP, LJ (72) tampak mengenakan baju tahanan biru tua.

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Ryantono Puji Santoso
Pelaku LJ saat Pers Rilis di Mapolresta Solo, Jumat (4/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Sosok pelaku penembakan mobil Toyota Alphard hitam bernopol AD 8945 JP, LJ (72) tampak mengenakan baju tahanan biru tua yang dipadukan dengan celana pendek hitam saat rilis di Mapolresta Solo, Jumat (4/12/2020).

Pelaku terlihat santai dan masih bisa mengumbar senyum sebelum masker menutup mulutnya.

Tangan pelaku tampak terborgol.

Baca juga: Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Bos Tekstil, Polisi Sita 150 Butir Peluru  

Baca juga: Fantastis! Harga Pistol Walther untuk Menembak Mobil Bos Tekstil Solo, Setara Mobil Rp 150 Juta

Pelaku mengaku dalam keadaan sehat ketika ditanya kondisi oleh wartawan.

"Sehat," jelas dia.

"Saya rasanya masih 25 tahun," tambahnya. 

Korban Masih Trauma

Sebelumnya, pengusaha tekstil asal Kecamatan Jebres, Kota Solo berinisial I (72) masih trauma pasca insiden penembakan di  Jalan Monginsidi, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Insiden tersebut mengakibatkan mobil Toyota Alphard hitam bernopol AD 8945 JP milik korban dihujani 8 kali tembakan peluru berkaliber 22 milimeter yang dilontarkan dari pistol Walther.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan pihaknya belum bisa memintai keterangan dari korban lantaran masih trauma.

Sementara itu, pelaku penembakan berinisial LJ (72) telah diamankan petugas kepolisian.

Baca juga: 5 Fakta Penembakan Mobil di Jalan Monginsidi Solo, Proyektil Peluru Sampai Tembus ke Jok Depan

Baca juga: Terungkap, Motif Penembakan Pengusaha Tekstil Solo: Hubungan Bisnis

"Kasus penembakan memang pelaku sudah kita dapatkan," papar Luthfi, Jumat (4/12/2020). 

"Kemudian saksi ,korban belum bisa kita mintai keterangan. Dia trauma," tambahnya. 

Luthfi meminta agar ada pendampingan dari Polresta Solo sampai kondisi korban membaik. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved