Breaking News:

Info Kesehatan

Tanda Tubuh Kekurangan Oksigen yang Sering Disepelekan, Sesak Nafas hingga Pusing

Kekurangan oksigen ternyata bisa membahayakan kesehatan seperti otak, hati, sampai organ vital lainnya. Ini sangat tidak baik jika terus dibiarkan.

Net
Ilustrasi pusing 

TRIBUNSOLO.COM - Oksigen sangat penting sehingga jika tubuh kekurangan olehnya bisa menyebabkan masalah besar bagi otak, hati, sampai organ vital lainnya.

Selain itu, kekurangan oksigen dalam darah di dunia kesehatan dikenal dengan hipoksemia.

Seseorang bisa dikatakan kekurangan oksigen apabila kadar oksigen darah dari hasil pengukuran analisis gas darah kurang dari 75 mmHg.

Baca juga: Berjibaku Padamkam Api yang Cepat Melahap Pasar Cepogo, Petugas Diberi Bantuan Oksigen kerena Lemas

Baca juga: Benarkah Pakai Masker Bisa Turunkan Kadar Oksigen dalam Tubuh? Simak Penjelasannya

Baca juga: Mengenal Istilah Happy Hypoxia Gejala Baru Covid-19, Tak Berasa Padahal Tubuh Kekurangan Oksigen

Kadar oksigen dalam darah di bawah 60 mmHg menunjukkan kondisi kekurangan oksigen sangat parah dan penderita membutuhkan oksigen tambahan.

Penderita juga dikatakan kekurangan oksigen saat kadar oksigen darah dari hasil pengukuran alat cek saturasi oksigen di bawah 90 persen.

Sebelum membahas gejala kekurangan oksigen, kenali penyebab kekurangan oksigen.

Penyebab kekuragan oksigen

Melansir MedicineNet, penyebab kekurangan oksigen bisa bermacam-macam.

Umumnya, seseorang kekurangan oksigen saat berada di pegunungan atau dataran tinggi yang memiliki tingkat oksigen rendah.

Kekurangan oksigen juga bisa disebabkan penyakit gangguan pernapasan, seperti:

  • Asma
  • Emfisema
  • Bronkitis
  • Radang paru-paru
  • Pneumotoraks
  • Sindrom gangguan pernapasan akut
  • Edema paru
  • Fibrosis paru
Halaman
12
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved