Berita Sukoharjo Terbaru

Waspada! Tempat Tidur Ruang Isolasi di Sejumlah RS di Sukoharjo Penuh, Imbasnya Banyak Pasien Antre

Sejumlah rumah sakit (RS) di Kabupaten Sukoharjo yang menangani pasien terkonfirmasi Covdi-19 sudah penuh.

Tayang:
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Asep Abdullah Rowi
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI : Tenaga medis melakukan simulasi alur masuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sejumlah rumah sakit (RS) di Kabupaten Sukoharjo yang menangani pasien terkonfirmasi Covdi-19 sudah penuh.

Bahkan, sejumlah pasien ada yang antre dari IGD agar bisa masuk ke bangsal Covid-19.

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, ada peningkatan jumlah pasien Covif-19 yang membutuhkan perawatan di RS.

"RS di Sukoharjo banyak yang penuh untuk penanganan Covid-19," katanya saat ditemui di DPRD Sukoharjo, Rabu (20/1/2021).

"Seperti di RSUD Ir. Soekarno, RS dr. Oen, RS Indriyati, bahkan RS UNS sendiri," imbuhnya.

Baca juga: Buntut Tenaga Harian Kelurahan Bareng Lor Klaten Terpapar Covid-19, Lurah & Pegawai Jalani Swab Test

Baca juga: Ada 35 Nakes Tak Hadir Tanpa Keterangan Padahal Registrasi Vaksinasi Covid-19, Ini Klaim IDI Solo

Kabupaten Sukoharjo sendiri hanya menyediakan dua RS untuk rujukan penanganan Covid-19, yaitu di RSUD Ir. Soekarno untuk penanganan pasien dengan gejala, dan RS UNS untuk penanganan pasien Covid-19 tanpa gejala.

Selain itu, enam RS swasta juga membuka layanan perawatan pasien Covid-19, untuk membantu dua RS rujukan tersebut.

"Untuk pasien tanpa gejala, di Solo Raya ada Asrama Haji Donohudan, dan kapasitas di sana masih sangat mencukupi," terangnya.

Sementara itu, dua RS swasta untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo juga disiapkan untuk menampung pasien Covid-19.

Di antaranya Rumah Sakit Ortopedi (RSO) dr. Soeharso di Kartasura dan RSI Yarsis di Kecamatan Kartasura.

"Untuk RSO kemarin sudah mulai beroperasi. Mereka menyiapkan 56 bed untuk penanganan pasien bergejala katergori ringan dan sedang," terangnya.

Menurut Yunia di RSO telah menyiapkan ruangan isolasi bertekanan negatif, OKA bertekanan negatif, dan ICU bertekanan negatif.

Sementara untuk RSI Yarsis masih mempersiapkan diri untuk membuka pelayanan penanganan pasien Covid-19.

"RS yang menyediakan layanan Covid-19 itu inisiatif mereka," kata dia.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved