Breaking News:

Geger di Keraton Solo

Akhir Menjabat Wali Kota, FX Rudy Berharap Kisruh Keraton Solo Rampung : Biar Kuncoro, Ini Artinya

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo berharap masalah yang membelit Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat segera rampung.

TribunSolo.com/Adi Surya
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo saat memimpin upacara peringatan HUT ke-276 Kota Solo terakhir kalinya di Balai Kota Solo, Rabu (17/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo berharap masalah yang membelit Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat segera rampung.

Terlebih, masalah antara kunu Raja Keraton Solo PB XII Hangabehi vs Lembaga Dewan Adat yang dipimpin Gusti Moeng terjadi sejak 2004 hingga kini.

Harapan bersatunya Keraton Solo tersebyt disampaikannya seusai menjadi pembina upacara peringatan HUT ke-276 Kota Solo.

Di mana itu bertepatan dengan akhir masa jabatan Rudy yang jatuh 17 Februari 2021.

"(Masalah) keraton ndang rampung (cepat selesai)," katanya kepada TribunSolo.com di Balai Kota Solo, Rabu (17/2/2021).

Kolose Ketua LDA yang juga Putri Paku Buwono (PB) XII GKR Wandansari alias Koesmoertiyah (Gusti Moeng) dan kubu Raja PB XIII Hangabehi Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Solo, KRA Dany Narsugama.
Kolose Ketua LDA yang juga Putri Paku Buwono (PB) XII GKR Wandansari alias Koesmoertiyah (Gusti Moeng) dan kubu Raja PB XIII Hangabehi Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Solo, KRA Dany Narsugama. (TribunSolo.com/Adi Surya-Ryan)

Baca juga: Lawan Kubu Raja Hangabehi, Ketua LDA Gusti Moeng Serukan Akhiri Konflik : Selamatkan Keraton Solo!

Baca juga: Konflik Keraton Solo Sejak 2004 hingga 2021 Ini, Budayawan UNS : Warga Kota Bengawan Tak Diuntungkan

Dengan begitu, Rudy menilai Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat bisa menjelma menjadi destinasi wisata budaya.

"Kalau ribut terus jangan berharap Kota Solo kuncoro," ucapnya.

Menurut Rudy, kondisi tersebut bisa terwujud apabila tiga unsur di Kota Solo, yakni Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Pura Mangkunegaran, dan Pemerintah Kota rukun.

"Solo kuncoro ketika keraton rukun, Pura Mangkunegaran rukun, pemerintah rukun," kata dia.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved