Berita Solo Terbaru
Perketat Pengamanan Gereja, Panitia Ubah Sistem Sampai Tiga Kali, Waspada Aksi Terorisme
Pihak Gereja di Solo ternyata tidak main - main menyiapkan sistem pengamanan.Hal tersebut buntut aksi teror di Makassar dan Mabes Polri beberapa waktu
Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Ryantono Puji Santoso
Mulai dari polisi hingga anggota TNI yang terdiri dariKorem 074/Warastratama, Grup II Kopassus, Satuan Brimob, Detasemen Polisi Militer V/4 (Depom) dan Gegana Penjinak Bom.
"Ini gabungan semuanya," jelasnya menekankan.
Danrem 074/Warastratama Surakarta, Kolonel (Inf) Deddy Suryadi menjelaskan, pengamanan dilakukan untuk tempat ibadah di Kota Solo.
"Adapun strategi keamanan yang dilakukan, yakni dengan adaptasi untuk antisipasi ancaman dan gangguan aksi teror," jelasnya.
Baca juga: Potret Perubahan Selvi Ananda Menantu Jokowi : Sebulan Ketua PKK Solo, Kini Rambut Disanggul Rapi
Baca juga: Ini Alasan Wali Kota Solo Gibran, Sempat Marahi Guru saat Sidak Simulasi Pembelajaran Tatap Muka
Dia menerangkan, ada 36 gereja yang diamankan bersama-sama.
Termasuk kerjasama dengan pemuka agama, tokoh masyarakat dan masyarakat.
"Mari bersama melawan orang yang memecah bangsa," harap dia.
Penjagaan oleh Banser
Di lain tempat, rasa toleransi diperlihatkan Barisan Ansor (Banser) Sukoharjo saat perayaan pekan Paskah 2021.
Banser Sukoharjo siap turutserta mengamankan gereja yang ada di Kabupaten Sukoharjo.
Menurut Kasatkorcab Banser Sukoharjo Dwi Nugroho Kustanto, lokasi gereja yang diamankan akan mengikuti instruksi dari Polres Sukoharjo.
Baca juga: Paskah 2021 di Tengah Pandemi dan Ancaman Terorisme, Jamaat Gereja di Sukoharjo Diberi Kartu Khusus
Baca juga: Gereja Kepunton Solo Pernah Jadi Sasaran Pengeboman 2011 Lalu, Kini Disterilkan Jelang Paskah
"Iya, Paskah nanti kami ikut mengamankan bersama TNI dan Polri," kata dia, Kamis (1/4/2021).
Pria yang akrab disapa Nugie ini mengatakan, Banser Sukoharjo akan mengerahkan sekitar 500 personel untuk membantu mengamankan gereja saat Misa dan Paskah.
Pihaknya juga masih terus melakukan koordinasi dengan Polres Sukoharjo maupun Kodim 0726/Sukoharjo.
"Untuk anggota, kami bagi-bagi di tiap gereja yang dianggap rawan. Nanti pengamanannya bersama TNI dan Polri," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kapolresta-surakarta-kombes-pol-ade.jpg)