Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Pembebasan Lahan Rel Layang Joglo Solo Rp 107 Miliar, Biaya Pembangunan Sementara Rp 76 Miliar

Pembiayaan pembangunan proyek rel layang Joglo Solo akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

TribunSolo.com/Adi Surya
Petugas Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Tengah melakukan pengukuran luas bangunan terdampak proyek rel layang Joglo di Kelurahan Joglo, Kota Solo, Selasa (6/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pembiayaan pembangunan proyek rel layang Joglo Solo akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto kepada TribunSolo.com.

"Anggaran di-support dari APBN. Jadi, APBD tidak ikut terbebani, sehingga bisa untuk anggaran lain yang lebih urgent," terang Sugeng kepada TribunSolo.com, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Update Proyek Rel Layang Joglo Solo : Fantastis Ganti Rugi Rp 107 Miliar, Rampung Habis Lebaran

Baca juga: Kisah Warga Terdampak Proyek Rel Layang Joglo, Terbebani Biaya Kontrakan hingga Jualan Es Keliling

Pembanguanan proyek rel layang Joglo diperkirakan memakan anggaran Rp 76,062 miliar.

Itu akan dikerjakan selama 18 bulan dimulai bulan Juli 2021.

"Diperkirakan sekitar pertengahan 2022 selesai," ucap Sugeng.

Untuk diketahui, pembangunan proyek rel layang Joglo Solo masuk dalam konsep besar pembangunan jalur ganda relasi Solo-Semarang

Itu mulai dari Stasiun Solo Jebres hingga kawasan Kaliyoso.

Jika ditambahkan itu, segmen jalur rel layang Stasiun Solo Balapan - Stasiun Kadipiro total membutuhkan anggaran Rp 424,023 miliar.

Halaman
1234
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved