Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Ini Pak Tono,Tukang Tambal Ban Asal Boyolali yang 2 Tahun Batal Berangkat Haji, Akui Tetap Bersyukur

Di Kabupaten Boyolali ada seorang bapak yang menjadi tukang tambal ban akan menunaikan rukun Islam ke lima, tetapi ditunda.

Tribunsolo.com/Mardon Widiyanto
Anantono bin Mangun Sujud (51) yang merupakan warga Dukuh Kembangsari RT 2, RW 1 Desa Nepen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali menjadi calon haji, Jumat (4/6/2021). 

Dia pun mendaftar tanpa istrinya Sarmi Handayani (47)

"Istri harus menjalani operasi pemasangan pen pada tulang kakinya," aku dia.

Selama jadi tukang tambal ban, Pak Tono sapaan akrabnya paling tidak dia bisa menabung untuk melunasi dana haji antara Rp 20.000-Rp 50.000 per hari.

Dia menabung sudah belasan tahun lamanya.

"Penghasilan dari pekerjaan dirinya sebagai supir hingga tukang tambal ban ia tabung untuk bisa naik haji," aku dia.

"10 tahun kemudian, Alhamdulillah saya dipanggil untuk melakukan manasik dan persiapan untuk berangkat haji," kata dia.

Tepatnya pada 2020 harusnya Tono dan Sarmi menginjakkan kaki ke Tanah Suci Madinah dan Mekkah, tetapi terhalang oleh pandemi Corona.

Meski dirinya sudah dipanggil untuk mempersiapkan diri yakni manasik.

Baca juga: Jemaah Haji Indonesia 2021 Batal Diberangkatkan, Inilah 11 Negara yang Boleh Masuk Arab Saudi

Baca juga: Nasib Biro Haji dan Umrah di Sukoharjo, Keberangkatan Haji 2021 Batal: Orderan Turun

"Ditunda karena pandemi Covid-19 memasuki Indonesia," aku dia.

Nasib yang sama enundaan untuk berangkat naik haji kembali terulang di tahun 2021, padahal tinggal di depan mata karena keputusan Kemenag RI.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved