Makna Pawukon Selasa Pon, 12 April 2022: Karismatik dan Pantang Menyerah

Pangarasan weton Selasa Pon adalah Aras Pepet. Artinya sering prihatin, cenderung hidup menderita dan serba kekurangan.

Tayang:
Penulis: Drajat Sugiri | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Tribunsolo.com/Asep Abdullah
Ilustrasi Pawukon 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Drajat Sugiri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pekerjaan pada hari Selasa Pon akan dilancarkan, keberpihakan dewi fortuna menghadirkan kejutan lewat rezeki yang datangnya tak diduga-duga.

Hari Ini, Selasa (12/4/2022) memiliki weton Pon. Dalam penganggalan jawa, weton Selasa Pon berada di 10 Pasa 1955, Tahun Alip, Windu Sancaya dan berada di Wuku Wukir.

Mengacu pada buku Pawukon Padmasusastra (1903), Selasa Pon, mempunyai Neptu 10. Neptu 10 dilambangkan memiliki watak layaknya Pandita, yakni tenang, kasih kepada sesama, pandai menguntai kata namun suka pamer.

Baca juga: Makna Pawukon Sabtu Kliwon, 9 April 2022: Pekerjaan Lancar, Rezeki Mengalir Terus

Baca juga: Makna Pawukon Jumat Wage, 8 April 2022: Banyak Cobaan untuk Menggapai Mimpi & Cita-cita

Padewan dari weton ini adalah Dewi Sri. Dalam kepercayaan jawa, Sri merupakan dewi-nya padi. Namun lebih dari itu juga lambang dari kemakmuran.

Dewi Sri dilambangkan sebagai perwatakan welas asih hingga penuh kasih terhadap sesama. Pantangannya ialah bersinggungan dengan renteneir ataupun masalah hutang piutang.

Pangarasan weton Selasa Pon adalah Aras Pepet. Artinya sering prihatin, cenderung hidup menderita dan serba kekurangan.

Salah satu solusi untuk keluar dari situasi tersebut adalah bekerja ekstra keras, karena Aras Pepet cenderung jauh dari kata hoki. Selain ulet, juga wajib pantang menyerah karena weton ini memiliki beraneka macam rintangan untuk menggapai keinginannya.

Pancasuda-nya adalah Satriya Wibawa. Artinya Artinya, dihormati orang karena kemuliaan dan keluhurannya.

Memiliki kepribadian Satriya Wibawa membuat seseorang kerapkali diberikan amanah sebagai pimpinan dalam sebuah organisasi maupun pekerjaan. Karisma yang dia miliki memudahkan untuk menjalin komunikasi maupun menghandle sebuah masalah.

Padangon-nya adalah Nohan alias bulan. Memiliki kepribadian tenggang rasa namun seringkali ketiban apes. Rezeki dan tempatnya ialah Owah Gingsir alias tak menentu.

Paringkelan (nasib apes) Selasa Pon adalah Uwas yang berarti burung. Pantangannya tidak boleh takabur dan memelihara burung.

Secara garis besar hari ini Selasa Pon merupakan hari yang baik untuk berpergian. Bahkan andai dinaungi dewi fortuna, maka akan ada rezeki nomplok yang datang.

Wuku Wukir dilambangkan melalui Bathara Mahayekti. Artinya suka laku prihatin namun sifatnya rendah hati.

Gedhong di depan, memperlihatkan kekayaannya. Pohonnya nagasari, tampan rupawan bicaranya enak didengar, diakui eksistensi pengabdiannya, disenangi atasannya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved