Berita Boyolali Terbaru
PPDB Boyolali 2022: Jalur Prestasi SMPN 1 Boyolali Membludak, Padahal Kuota Hanya 30 Persen
Sistem zonasi yang telah diterapkan Kemendikbudristek belum mampu mengalahkan daya magis sekolah berlabel ‘Satu’.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online di Boyolali sudah dua hari berjalan, Selasa (14/6/2022).
Namun, dari penerapan sistem zonasi yang terlihat, calon siswa lebih suka untuk mendaftar di SMPN 1 terlebih dahulu di tiap kecamatan.
Pokoknya kalau ada angka satunya, masih difavoritkan sehingga peminatnya melebihi kuota.
Baca juga: PPDB SMK N 6 Surakarta akan Dimulai Besok, Butuh 534 Kuota Siswa untuk 6 Jurusan
Baca juga: Cek! Inilah Syarat Calon Siswa di Pendaftaran PPDB Kota Solo Jalur Prestasi 2022 Jenjang SMP
Baik yang ada di Kota Kabupaten atau di tiap-tiap Kecamatan, peminat untuk masuk SMPN 1 masih sangat tinggi.
Meski calon peserta didik (CPD) itu jauh dari jangakuan Sekolah, toh masih ada jalur prestasi dan afirmasi serta Mutasi.
Jalur prestasi setiap SMPN 1 itupun jadi andalan CPD.
Makanya dua hari pendaftaran peserta didik baru (PPDB) Online ini, jumlah pendaftarnya sudah melebihi dari kuota 30 persen dari total tempat duduk yang disediakan.
Baca juga: Info PPDB SMP di Boyolali: 13-17 Juni Khusus bagi Pendaftar Jalur Prestasi
Kepala SMPN 1 Boyolali, Nurnaningsih mengatakan dari 288 kursi daya tampung siswa baru, 30 persennya khusus untuk jalur prestasi
Selama ini, jalur prestasi selalu terisi penuh. Bahkan melebihi kuota yang disediakan. Hingga hari kedua sudah lebih dari 100 pendaftar jalur prestasi.
Bahkan baru dibuka dua hari PPDB Online untuk jalur prestasi ini, jumlah pendaftarnya sudah mencapai 116.
Padahal, PPDB Online untuk jalur prestasi ini masih akan dibuka hingga Jumat (17/6/2022) mendatang.
Baca juga: PPDB SMPN 13 Surakarta Mulai 13 Juni 2022, Berikut Jadwalnya, Orang Tua Wajib Simak
“ 30 persen dari daya tampung sekolah sebanyak 288 siswa hanya 87 kursi,” jelasnya, Selasa (14/6/2022).
Keterbatasan kuota untuk jalur prestasi ini pun mengakibatkan sebagian CPD terpaksa harus dieliminasi.
"Kami jalur prestasi selalu sampai menolak-menolak CPD. Bahkan sampai setengahnya karena keterbatasan kuota jalur prestasi. Sebenarnya kasihan juga kalau menolak siswa. Apalagi PPDB tahun ini CPD dalam dan luar zona bisa mendaftar jalur prestasi. Kalau tahun lalu kan hanya luar zona saja yang bisa. Mungkin pendaftarnya semakin banyak," terangnya.