Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Klaten Terbaru

Kuliner Enak di Klaten: Ayam Bebek Brontak dengan Cita Rasa Beragam Rempah, Pedas Bikin Ketagihan

Rekomendasi kuliner di Klaten, Ayam dan Bebek Brontak kuliner pedas yang bikin ketagihan.

Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Rifatun Nadhiroh
TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Mencicipi nikmatnya Ayam dan Bebek Brontak di Klaten, pedasnya malah bikin ketagihan. 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Olahan dari ayam dan bebek selalu menjadi primadona.

Kuliner yang kerap jadi buruan di waktu makan siang ini memang menggoda selera.

Namun beberapa orang takut menyantapnya karena takut kolesterol naik.

Baca juga: Kuliner Legendaris Wonogiri : Sayur Lombok Ijo Gerus Paranggupito, Tempe Busuknya Menggugah Selera

Baca juga: Taman Kuliner MPP Klaten Disegel Satpol PP Sejak 7 Juni : Kekhawatiran Rebutan Lahan PKL Jadi Sebab

Sayangnya, Anda harus memikirkannya lagi jika datang ke Warung Ayam dan Bebek Brontak yang berlokasi di Klaten, Jawa Tengah ini.

Pasalnya, ayam dan bebek yang diolah di sini hanya direbus.

"Bebek dan ayam ini direbus, prosesnya tanpa menggunakan minyak dan dimasak selama 1,5 jam," jelas pemilik, Saptya Eka Haryadi kepada Tribunsolo.com.

Sebelum direbus, ayam dan bebek dibumbui dengan 17 sampai 19 macam rempah-rempah.

Setelah direbus satu setengah jam, daging olahan ini akan empuk.

Terlebih bumbu rempah yang dimasukkan sangat meresap.

Bisa dikatakan menu satu ini tidak perlu tambahan sampal.

Pasti Anda bertanya-tanya alasannya, karena menu ayam dan bebek palin cocok dengan sambal.

Alasannya, rasa asli ayam dan bebek brontak sudah sangat pedas.

Meski terasa pedas, ayam dan bebek ini memiliki rasa gurih.

Saptya Eka Haryadi mengatakan alasan mengapa warung makannya menggunakan nama 'Brontak'.

Menurutnya, karena santapan yang disajikannya lebih ke pedas.

Saat disajikan, tampilan ayam dan bebek brontak sangat menggugah selera.

Siraman kuah dan taburan bawang semakin membuat sajian tersebut nikmat.

Salah satu pengunjung, Anggaraini Widyawitri sangat tertarik dengan olahan di warung makan ini karena tidak digoreng dan dibakar.

"Bedanya di sini ayamnya tidak digoreng, tidak dipanggang, tapi direbus dengan menggunakan bumbu rempah-rempah," katanya dilansir dari YouTube KompasTV.

"Rasanya sangat nikmat dan pedas," sambungnya.

Rupanya, warung makan ayam dan bebek brontak ini sudah ada sejak tahun 2012.

Meski lokasi warung makan ini beberapa kali pindah, namun selalu diikuti para pelanggan setianya.

Baca juga: Kuliner Enak Solo: Bubur Bakar Badran, Sensasi Nikmati Bubur Antimainstream di Solo

Baca juga: Kuliner Legendaris Klaten, Jenang Ayu Niten: Sudah Ada Sebelum Kemerdekaan

Jika Anda ingin mencicipinya secara langsung bisa datang ke Jalan Bhayangkara No. 51 Kelasman, Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah.

Soal harga, Anda tidak perlu khawatir kantong jebol. Sebab ayam dan bebek brontak dibanderol dengan harga terjangkau.

Mulai Rp 17 ribu untuk ayam dan Rp 20 ribu untuk bebek.

Warung makan ini buka mulai pukul 09.00 sampai 20.00 WIB.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved