Berita Solo Terbaru
Nella Kharisma dan Delon Idol Ditunjuk Jadi Pengisi Theme Song ASEAN Paragames XI 2022 di Solo
Theme song ASEAN Para Games XI 2022 di Solo bakal dirilis 17 Juli 2022. Nantinya Nella Kharisma dan Delon Idol bakal menyanyikan theme song tersebut.
Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Nella Kharisma dan Delon jebolan Indonesia Idol ditunjuk sebagai pelantun theme song ASEAN Paragames (APG) XI 2022 di Solo.
Sekretaris Indonesia ASEAN Paragames Organizing Comittee (INASPOC) Rima Ferdianto mengatakan ada dua theme song untuk penyelenggaraan APG XI tahun ini.
Delon akan didapuk menyanyikan theme song APG XI dalam bahasa Inggris.
"Sedangkan Nella Kharisma akan menyanyikan theme song versi bahasa Indonesia," kata Rima, kepada TribunSolo.com, Selasa (12/7/2022).
Baca juga: Lowongan Besar-besaran Volunteer ASEAN Para Games 2022 di Solo : Dibuka Hingga 10 Juli 2022
Baca juga: Kompleks Stadion Manahan Jadi Venue ASEAN Para Games, Persis Solo Berburu Home Base Sementara
Theme song pertama yang dinyanyikan dalam bahasa Inggris memiliki judul 'Striving For Equality' (SFE).
"Lagu tersebut dikomposeri oleh Dwi Dharmawan dan dinyanyikan secara kolaborasi oleh penyanyi dari berbagai negara," kata Rima.
"Diantaranya Ricardo Rio dan penyanyi asal Jepang," terangnya.
Sedangkan untuk theme song versi Bahasa Indonesia saat ini masih dalam proses pengerjaan.
"Yang Bahasa Indonesia masih dikerjakan, penyanyinya mbak Nella," kata dia.
Rencananya theme song tersebut akan dirilis resmi pada 17 Juli 2022 berbarengan dengan kirab APG XI.
"Beberapa artis Ibu Kota rencananya juga akan menghiasi acara pembukaan APG XI di Stadion Manahan Solo, 30 Juli 2022 mendatang," paparnya.
Baca juga: Penampakan Maskot Asean Para Games 2022 di CFD Solo, Rajamala Si Penolak Bala
Selain itu, nantinya juga ada penyanyi disabilitas yakni Arda Tatu yang akan hadir dalam acara pembuka.
"Tapi yang jelas akan banyak melibatkan artis penyandang disabilitas. Yang saya lihat itu Arda pasti ada," terangnya.
Sementara terkait venue, Rima memastikan bahwa lokasi-lokasi tersebut sudah siap dan tidak ada lagi yang dipindah.
"Solo Technopark yang terakhir, tidak ada perubahan. Sebentar lagi mulai mem-branding look of the game-nya," pungkasnya.
Lowongan Volunteer ASEAN Para Games 2022
Gelaran 11th ASEAN Para Games Solo tahun 2022 tinggal menghitung hari.
Ya, pesta olahraga khusus difabel se-Asia Tenggara tersebut akan digelar pada 30 Juli 2022 hingga 6 Agustus 2022 di 4 kota.
Antara lain Kota Solo, Kota Semarang, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Karanganyar.
Baca juga: Gabung Pelatnas Sejak Februari, 6 Atlet Asal Sragen Siap Tempur di ASEAN Para Games 2022 Solo
Baca juga: Laga Home Perdana Persis Solo Terancam Tak Bisa Pakai Stadion Manahan, Dipakai ASEAN Para Games
Panitia penyelenggara 11th ASEAN Para Games Solo 2022 kini sudah membuka lowongan volunteer bagi warga Solo dan sekitarnya.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yakni kemenpora.go.id pendaftaran pembukaan volunteer ASEAN Para Games 2022 dibuka mulai Kamis (7/7/2022) hingga Minggu (10/7/2022).
Bagi anda yang berminat untuk mendaftar sebagai volunteer berikut syaratnya :
- Berusia minimal 18 tahun.
- Memiliki kemampuan berbahasa Inggris (aktif dan pasif).
- Memiliki semangat tinggi dan bersedia menjaga perilaku sepanjang pre-event hingga main event.
Baca juga: 17 Juli Mendatang, 321 Atlet ASEAN Paragames Asal Indonesia Bakal Ikuti Torch Relay di Kota Solo
Baca juga: Info Tiket ASEAN Paragames XI Solo : Gratis, Penonton Tetap Taati Prokes, Pakai Masker
- Mampu bekerja gesit baik secara individu maupun bersama tim.
- Mampu berkomunikasi lancar dengan banyak pihak.
- Diutamakan berpengalaman sebagai volunteer pada ajang single maupun multi-event tingkat nasional dan internasional.
- Persyaratan khusus lainnya sesuai dengan divisi penempatan.
- Bersedia mengikuti program pelatihan sebelum ditempatkan pada divisi yang terkait.
- Diutamakan berdomisili di Solo dan sekitarnya.
Cara Mendaftar
Jika berminat untuk menjadi volunteer mendaftar di laman resmi https://apg2022.com/ .
Atau bisa langsung mendaftar di laman http://registrasi.vapg2022.com/ dan mengunggah beberapa dokumen persyaratan dalam bentuk soft file.
Dokumen yang perlu disiapkan terdiri dari KTP, Kartu Keluarga, Sertifikat Vaksin Covid-19 (minimal 2 dosis), SKCK, pas foto, foto full badan, kartu asuransi/BPJS (jika ada), NPWP (jika ada), ijazah pendidikan.
Baca juga: Terjawab Sudah, Venue Tenis Meja ASEAN Paragames Bukan di De Tjolomadoe, Tapi di Solo Technopark
Baca juga: Dicurhati Gibran, Sandiaga Bakal Usahakan Penerbangan Luar Negeri dari Solo sebelum ASEAN Paragames
Dokumen tersebut agar disesuaikan dengan kondisi sebenarnya atau riil.
Informasi resmi pendaftaran volunteer hanya dapat dilihat di laman dan akun resmi ASEAN Para Games 2022 yakni di laman www.apg2022.com dan akun instagram @aseanpg2022, untuk menghindari tindak penipuan.
Maskot Asean Para Games 2022 : Rajamala Si Penolak Bala
Maskot untuk Gelaran Asean Para Games (APG) 2022 di Kota Solo diperkenalkan kepada masyarakat.
Maskot yang diberi nama Rajamala itu, diajak mengelilingi acara Car Free Day (CFD) Solo, Minggu (3/7/2022).
Menurut Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (INASPOC) Secretary General, Rima Ferdianto, maskot ini diperkenalkan ke publik di CFD Solo, untuk promo event APG 2022.
Baca juga: Dapat Peringatan dari WADA, Bendera Indonesia Terancam Tak Bisa Berkibar saat ASEAN Para Games 2022
Baca juga: Gabung Pelatnas Sejak Februari, 6 Atlet Asal Sragen Siap Tempur di ASEAN Para Games 2022 Solo
"Itu maskot Rajamala, atas ide mas Gibran. Itu merupakan ikon budaya Kota Solo yang memiliki makna menolak bala," katanya.
"Mudah-mudahan selama gelaran ini tidak ada bala," imbuhnya.
Multievent olahraga disabilitas terbesar se Asia Tenggara itu akan berlangsung di Kota Solo, 30 Juli hingga 6 Agustus mendatang.
Logo ASEAN Para Games 2022 menggambarkan peranan aktif, pengharapan, dan keseimbangan serta tekad bulat untuk tumbuh dan senantiasa lebih baik di setiap babaknya.
Sama seperti pohon yang terus tumbuh dan berguna, menjadi harapan yang akan membawa dampak positif bagi kehidupan bahkan setelah dunia harus menghadapi pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.
Anak bangsa yang berkarya di bidang seni dan kreatif secara khusus merinci kandungan bentuk-bentuk artistik bermakna dalam logo tersebut.
"Nuansa Indonesia diwakili dalam tiga bentuk khas yaitu keris, wayang gunungan, dan aksara Jawa Hanacaraka," kata Wali kota Solo sekaligus Ketua INASPOC, Gibran Rakabuming Raka.
Selain logo yang mengusung makna Indonesia, tim kreatif ASEAN Para Games 2022 juga sudah melahirkan Maskot Rajamala.
Baca juga: Batal di De Tjolomadoe Venue ASEAN Para Games Pindah ke Terminal Tirtonadi: Dipakai Konser
Rajamala dikenal tiada tanding dan disimbolkan sebagai kekuatan untuk menolak bala atau aura negatif, selain itu Rajamala juga menjadi pusaka Keraton berbentuk Canthik yang melambangkan kebesaran Keraton Surakarta yang dimana kota penyelenggaraan Asean Para Games ke-11 akan diadakan di kota Solo, Jawa Tengah.
"Logo ASEAN Para Games 2022 mampu menggambarkan kombinasi atas segala aspek yang mewakili semangat perjuangan serta kekuatan dalam mewujudkan terselenggaranya pesta olah raga Asia Tenggara untuk atlet-atlet penyandang disabilitas di tahun 2022 ini," ujarnya.
Dia menambahkan, keris sebagai penanda kewibawaan yang harus dihormati menjadi lambang yang tepat bagi kewibawaan para atlet peserta para games di dunia secara umum dan 11th ASEAN Para Games 2022 secara khusus yakni Striving for Equality.
"Harapan kami pelaksanaan ASEAN Para Games berjalan lancar dan tentunya juga kembali menghadirkan prestasi bagi Indonesia," tuturnya.
ASEAN Para Games diikuti 2.309 peserta yang terdiri dari 1.648 atlet dan 661 official dari 11 negara di Asia Tenggara (Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam).
Ada 14 cabang olahraga yang dipertandingkan maupun dilombakan mulai blind judo, para badminton, para table tennis, para chess, para archery, para atletik, boccia, para powerlifting, para swimming, wheelchair tennis, wheelchair basketball, goalball, CP football, dan sitting volleyball.
Dimana keempatbelas cabang olahraga ini akan digelar di empat belas venue di seputar kota Solo, Karanganyar, Sukoharjo, dan Semarang.
Kota Solo sendiri selama ini memang dikenal sebagai kota yang ramah disabilitas, sebagai bagian dari konsep kota inklusif.
(*)