Berita Wonogiri Terbaru
Harga Mie Mentah di Wonogiri Naik Sejak Beberapa Bulan Lalu, Keuntungan Pedagang Mie Ayam Berkurang
Pedagang mie ayam di Wonogiri mengaku keuntungan mereka berkurang imbas naiknya harga mie mentah. Kenaikan harga mie mentah gegara harga gandum naik
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Sejumlah pengusaha mie ayam bakso asal Wonogiri mengakui ada kenaikan harga mie mentah untuk membuat mie ayam.
Kenaikan harga itu disebutkan sejumlah pengusaha sejak beberapa bulan kebelakang.
Salah satunya diungkapkan oleh Prapto, seorang karyawan di warung mie ayam dan bakso di wilayah Selogiri.
"Naik sekitar tiga bulan belakangan, dari sebelumnya Rp 11.000 sekarang menjadi Rp 12.500 per kilogram," kata dia, kepada TribunSolo.com, Jumat (12/8/2022).
Baca juga: Dua Wanita Owner Arisan Online Bodong di Wonogiri Ditahan: Tipu Nasabah Hingga Miliaran Rupiah
Baca juga: Hasil Visum Jasad Warga Wonogiri yang Mengambang di Bengawan Solo : Ada Retakan di Tengkorak
Menurutnya, warung mie ayam bakso Idolaku yang ada di Wonogiri, Klaten maupun Jogja tidak membuat mie sendiri, melainkan ada yang mensuplai.
Adapun kenaikan tidak secara langsung, melainkan secara bertahap.
Mulanya naik menjadi Rp 12.000 kemudian naik lagi Rp 500.
Manajemen menilai, kenaikan mie tidak begitu terasa, sebab jelang lebaran lalu harga mie ayam sudah naik menjadi Rp 10.000 per porsi, dari yang sebelumnya Rp 9.000.
Meskipun begitu, kualitas ataupun porsi tetap.
Hanya keuntungannya yang berkurang, namun pelanggan masih tetap ada.
"Bisa dikatakan yang dikurangi keuntungannya. Tapi kalau yang beli banyak kan lumayan juga. Daripada kita naikkan harga tapi pembeli sepi kan kasihan juga karyawan yang kerja disini," jelas Prapto.
Baca juga: Lezatnya Bakso Pak Bagong, Kuliner Enak di Wonogiri yang Wajib Dicoba
Baca juga: Buron Tabrak Lari Maut di Wonogiri Tertangkap, Sempat Mencoba Kabur saat Didatangi Polisi
Menurut dia, bisa saja sistem manajemen yang dilakukan di tiap warung mie ayam bakso berbeda dalam menyikapi naiknya harga mie.
Yang jelas, pihaknya memilih untuk mempertahankan harga.
Hal senada juga diungkapkan oleh Mulyadi, pemilik Warung Mie Ayam dan Bakso Gajah Mungkur.