Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Wonogiri Terbaru

Meresahkannya Branjang Apung Ilegal di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Dikhawatirkan Rusak Ekosistem 

Keberadaan branjang apung ilegal semakin marak di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri belakangan ini. Dikhawatirkan keberadaannya bakal merusak ekosistem

Istimewa
Branjang apung ilegal yang berada di perairan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Keberadaan branjang apung yang semakin marak itu dikhawatirkan dapat mengganggu dan merusak ekosistem di perairan tersebut. 

Agar ikan yang melintas itu berhasil ditangkap, dia harus sering -sering mengangkatnya.

Dia mengaku namanya usaha, hasil yang diperoleh pun tak pasti.

Jika beruntung, dia bisa membawa pulang 8-10 kilogram ikan

Namun, tak jarang dia pulang hanya membawa 1-2 kilogram.

"Ikannya jenis nila, hasil saya jual dengan harga per kilogram saat ini Rp 25 ribu," ujarnya.

Tak banyak modal yang harus dia keluarkan untuk membuat alat ini.

Dia pun hanya membeli sepotong jaring dan beberapa meter tali tambang.

"Bambu punya sendiri, paling yang beli itu hanya habis Rp 100 ribuan," jelasnya.

Dia setiap hari hanya mencari ikan dengan cara ini.

Lokasinya pun berpindah-pindah, tergantung titik mana yang diprediksi banyak ikan.

"Kalau di atas jembatan Kemusu ini biasanya banyak ikan, bisa dapat 8 kilogram," aku dia.

Pernah Dapat Lele Monster

Ucil menambahkan, jika dia pernah mendapatkan lele monster berukuran sangat besar yang terperangkap ke dalam jaringnya.

Dengan penuh semangat 45 dan wajah sumringah, Ucil dengan cepat nan hati-hati membawa jaringnya dari atas permukaan air ke jembatan.

Sesampainya di atas, dia langsung memegang dengan kedua tangannya ikan lele monster itu.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved