Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Harga Jalan Tol Lingkar Timur-Selatan Solo: Telan Rp12 Triliun, Butuh Lahan Setara 326 Lapangan Bola

Luas lahan yang dibutuhkan untuk proyek pembangunan jalan tol lingkar timur-selatan terbagi di tiga wilayah kabupaten.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Kondisi arus lalu lintas di Jalan Tol Solo-Ngawi di hari terakhir libur natal dan tahun baru 2022, Minggu (1/1/2023).  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Proyek pembangunan jalan tol lingkar timur-selatan diperkirakan membutuhkan luas lahan yang tak sedikit.

Itu didasarkan pada Studi Kelayakan dan Desain Awal Jalan Tol Lingkar Timur-Selatan Kota Solo yang dibuat Kementerian PUPR Desember 2022.

Menurut data studi tersebut, proyek pembangunan jalan tol lingkar tersebut diperkirakan membutuhkan luas lahan 2.333.658,56 meter persegi atau 233,37 Hektare.

Bila luas satu lapangan sepakbola standar FIFA berukuran 7140 meter persegi, maka kebutuhan lahan untuk proyek besar di Solo ini setara 326 lapangan bola.

Luas lahan yang dibutuhkan untuk proyek pembangunan jalan tol lingkar timur-selatan terbagi di tiga wilayah kabupaten.

Tiga kabupaten tersebut yakni Kabupaten Karanganyar, Sukoharjo, Klaten.

Adapun kecamatan-kecamatan yang berpotensi terkena imbas proyek pembangunan jalan tol lingkar timur-selatan, diantaranya Jaten, Tasikmadu, dan Kebakkramat.

Baca juga: Carut Marut Jalan Tol Lingkar Timur-Selatan Kota Solo, Ternyata Awalnya Direncanakan Non-Tol

Lalu Kecamatan Mojolaban, Baki, Polokarto, Sukoharjo, Gatak, Wonosari, Delanggu, dan Polanharjo.

Dengan luasan kebutuhan lahan tersebut, dibutuhkan jumlah biaya pengadaan lahan pun diperkirakan mencapai Rp 3,14 triliun.

Itu belum termasuk biaya konstruksinya yang diprediksi mencapai Rp 7,395 triliun.

Artinya membutuhkan setidaknya Rp 10,60 triliun.

Sementara untuk estimasi biaya investasi jalan tol lingkar timur-selatan mencapai Rp12,525 triliun.

Kepala DPUPR Kota Solo, Nur Basuki menyampaikan timeline proyek pembangunan jalan tol lingkar timur-selatan akan dimulai 2025.

Sampai saat ini, Kementerian PUPR masih melakukan studi kelayakan dan belum mencapai kata final.

Baca juga: Alasan Gibran Dukung Tol Lingkar Timur-Selatan : Kajian Tahun 2031 Lalu Lintas Solo Bakal Stag

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved