Viiral
Viral, Ketua RT di Pluit Cekcok dengan Pemilik Ruko, Serobot Saluran Air & Bahu Jalan Jadi Sebab
Dilansir TribunJakarta, awalnya kedatangan Riang adalah untuk menunjukkan bahwa puluhan ruko yang ada di Blok Z4 Utara dan Z8 Selatan melanggar aturan
Penulis: Tribun Network | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Beredar viral video cekcok antara seorang pria yang disebut Ketua RT dengan pria pemilik ruko, di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.
Ketua RT 011 RW 003 Kelurahan Pluit yang diketahui bernama Riang Prasetya itu menegur pemilik ruko karena adanya penyerobotan fasilitas umum, Rabu (10/5/2023) sore.
Puluhan ruko yang ada di Blok Z4 Utara dan Z8 Selatan itu melanggar aturan karena diduga menyerobot selokan dan bahu jalan di Jalan Niaga, RT 011 RW 03 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.
Cekcok itu beredar viral di media sosial Twitter.
Video berdurasi 1 menit 38 detik itu jadi sorotan khalayak luas.
Dimana dalam video terlihat pemilik ruko yang tak terima sempat menunjuk-nunjuk ke arah wajah Ketua RT tersebut sambil berbicara dengan nada tinggi.
Dilansir TribunJakarta, awalnya kedatangan Riang adalah untuk menunjukkan bahwa puluhan ruko yang ada di Blok Z4 Utara dan Z8 Selatan melanggar aturan.
Bangunan ruko yang menutupi saluran air serta menyerobot bahu jalan membuat jalan utama warga menjadi lebih sempit.
Yang dahulu sekitar 18 meter lebarnya, kini tersisa sekitar 6,5 meter.
Baca juga: Pelaku Mutilasi Bos di Semarang Sempat Akui Puas dan Tak Menyesal, Kini Jadi Minta Maaf
Riang kemudian didatangi seorang pria berinisial F yang merupakan pemilik ruko yang dijadikan kafe yang sempat didatangi Riang.
Cekcok terjadi saat F enggan diwawancarai serta membantah rukonya dianggap melanggar aturan.
"Jangan ngatur wilayah sesuka lu lah. Suka-suka gua, pekarangan gua, yang penting nggak usah izin elu," bentak F kepada Ketua RT.
Usai adu mulut beberapa menit, Ketua RT dan pemilik tempat usaha akhirnya sama-sama menjauh.
Riang mengatakan, ruko yang dimiliki F merupakan satu dari total 42 tempat usaha yang bangunannya menyerobot saluran air dan bahu jalan.
"Total di Z4 Utara ada 20 unit, Z8 Selatan ada 22 unit. Kalo Z4 Utara seluruhnya maju seperti ini. Ini saluran air mereka keramik, mereka beton, mereka tutup," ucap Riang.
Beraksi Minggu Dini Hari, Puluhan Pemuda Diduga Perusak Fasilitas Umum di Solo Ditangkap |
![]() |
---|
Mengintip Gerabah Khusus Pesanan Keraton Solo di Bentangan Klaten, Pakai Bahan Spesial Tanah Jawa |
![]() |
---|
Kala Kerusuhan Pecah Minggu Dini Hari di Jalan Sukowati Sragen, Warga Terganggu Lalu Putar Balik |
![]() |
---|
Bukan Ojol, Pelaku Perusakan Kantor DPRD dan Dua Pos Polisi di Sragen Diduga Sekelompok Bocah |
![]() |
---|
Dari Limbah Jadi Cuan! Warga Sragen ini Buat Pipa Rokok dari Kayu, Kini Pesanan Mengalir Setiap Hari |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.