Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

Panda Nababan Minta Gibran & Kaesang Tak Besar Kepala Sebab Anak Presiden, Harus Tiru Kinerja Jokowi

Menurut Panda Nababan, wajar jika Kaesang maju di Pilkada mengingat Jokowi saat ini masih menjabat sebagai presiden.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Dok Twitter Kaesang
Foto bersama Kahiyang Ayu, Kaesang Pangarep, dan Gibran Rakabuming Raka. Ketiganya merupakan putra-putri Jokowi dan Iriana. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Pandapotan Nababan alias Panda Nababan menanggapi soal usulan putra bungsu Presiden Jokowi Kaesang Pangarep maju di Pilkada Depok.

Menurut Panda Nababan, wajar jika Kaesang maju di Pilkada mengingat Jokowi saat ini masih menjabat sebagai presiden.

Sementara itu, putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sudah nyemplung sebagai Wali Kota Solo.

Baca juga: Relawan Gibran Bolone Mase Tak Lihat Manuver Politik di Baliho Prabowo-Jokowi: Tunjukkan Keakraban

Hanya saja kata Panda Nababan, kondisi itu tidak harus dijadikan nilai lebih, melainkan kedepankan prestasi meski yang bersangkutan merupakan putra Jokowi.

"Kita bangga anak-ana dia (Jokowi) maju, kita senang gembira dan kita otomatis harus mendukung anak mantu dia," kata Panda Nababan dalam acara Prime Time News Metro TV yang ditayangkan di YouTube Metro TV, Senin (3/7/2023).

"(Tapi) Berbuatlah prestasi yang betul-betul genuine," tutur dia.

Panda Nababan kemudian menyingging perihal kinerja dan sepakterjang Jokowi saat sebelum menjabat sebagai presiden.

Baca juga: Baliho Prabowo-Jokowi di Kota Solo, Upaya Tarik Pemilih Jokowi Dukung Prabowo di Pilpres 2024?

Menurutnya sosok Jokowi harusnya dicontoh oleh para anak dan keluarganya jika memang hendak memimpin bangsa.

"Sama yang dilakukan oleh bapaknya dulu di awal pimpin Solo gitu, dan juga jadi gubernur di DKI dan sebagainya," kata Panda Nababan.

Panda Nababan menyebut apa yang dimiliki Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep serta sang menantu Jokowi yakni Bobby Nasution, bukanlah hanya sekedar menikmati privilege.

Melainkan, kata dia, melakukan kerja-kerja yang nyata serta memberikan prestasi untuk daerah yang dipimpinnya.

Baca juga: Permintaan Gibran, Viaduk Gilingan Dibuka 8 Juli, Baru Bisa Dilewati Kendaraan Kecil

"Jadi itu sebetulnya yang saya ingatkan mereka, jangan terusnya malah jadi besar kepala, kemudian merasa otomatis hebat gitu loh," tegas dia.

Sebelumnya, Politisi Senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Panda Nababan, menanggapi soal fenomena dinasti politik yang kerap terjadi di lingkup eksekutif pemerintahan.

Dari berbagai tanggapan masyarakat, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) disebut tengah mempersiapkan anaknya menjadi pemimpin daerah sebelum dia pensiun.

Sejauh ini, sosok yang telah menjadi kepala daerah dari trah Jokowi yakni sang anak sulung Gibran Rakabuming Raka selaku Wali Kota Solo dan Bobby Nasution yang menjabat sebagai Wali Kota Medan selaku menantu Jokowi.

Terbaru nama Kaesang Pangarep terseret dalam pusaran Calon Wali Kota Depok.

Panda Nababan menyebut Jokowi harus memperhatikan aspek konsekuensi jika para anak dan menantu terjun ke dunia politik bahkan menjadi pemimpin daerah.

"Saya pikir persoalan paling utama sah-sah saja membanggakan juga mau Kaesang, Gibran Bobby mengambil peran. Cuma harus disadari konsekuensi logis," kata Panda Nababan dalam diskusi Prime Time News Metro TV yang disiarkan secara langsung di YouTube Metro TV, Senin (3/7/2023).

Menurutnya, konsekuensi itu semakin berat karena dalam hal ini yang terlibat langsung adalah seorang presiden.

Panda Nababan berpesan, jangan sampai, para keturunan atau bagian dari keluarga dari presiden yang maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) itu justru hanya mengandalkan posisi bukan pada apa yang dikerjakan.

"Saya garis bawahi ada konsekuensi nilai lebih karena anak presiden, memantu presiden," ujar dia.

Sebab menurut Panda, masyarakat nantinya yang akan menilai perihal kinerja dari para pemimpin daerahnya.

Oleh karena itu, Panda menilai sudah seharusnya yang diutamakan para keturunan Jokowi untuk maju Pilkada adalah menunjukkan prestasi.

Bukan hanya semata mengandalkan sisi kekuasaan dalam hal ini anak atau menantu presiden.

"Supaya seperti tadi, karena dia anak presiden maka otomatis bisa jadi ini, karena anak presiden bisa jadi ini, otomatis,itu yang dinamakan dinasti, tapi ini tidak," tukas Panda.

(*)

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved