Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Viral

Sempat Viral Anak Kuli Bangunan Pakai Sepatu Rusak saat Tes Bintara Polri, Kini Dinyatakan Lolos

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pemuda mengikuti seleksi bintara polri menggunakan sepatu yang rusak, viral di media sosial.

capture video tiktok
Muhamad Zadani Haikal Taufiq (19) saat seleksi calon Bintara Polri. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pemuda mengikuti seleksi bintara polri menggunakan sepatu yang rusak, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar terlihat pemuda itu memakai sepatu rusak dan ada tambalan plester saat ikuti tes fisik di lapangan Sekolah Polisi Negara, Cisarua.

Baca juga: Viral Ratusan Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya Disebut Mengundurkan Diri, Terungkap Alasannya

Belakangan terungkap sosok pemuda tersebut adalah Muhamad Zadani Haikal Taufik (19), yang berasal dari Kampung Cipucung, Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 

Saat itu Zidan melakukan ujian tes fisik lari di lapangan SPN dengan menggunakan sepatu yang sobek serta lusuh pula.

Dalam video tersebut terlihat Zidan yang tengah melakukan pemanasan untuk ujian lari diajak bicara oleh seorang anggota polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).

Saat diajak berbincang, terlihat sepatu yang dikenakan oleh Zidan ditambal dengan plester berwarna biru.

Dikutip dari Kompas.com, Fitriani Hasanah (43), ibu Zadani, membenarkan bahwa sepatu putranya itu sepatu bekas yang dibeli secara online. 

"Anak saya viral karena menggunakan sepatu yang rusak, videonya ada di TikTok bahkan ada 4 video," katanya ditemui di rumahnya, Selasa (25/7/2023).

Fitiriani menceritakan, penghasilan suaminya, Dedy Taufiq (49), yang bekerja sebagai kuli bangunan, belum mampu membelikan putranya sepatu baru.

Namun kondisi itu tidak menyurutkan semangat Zadani atau sering disapa Zidan, untuk menjadi meraih cita-citanya sebagai polisi. 

"Kadang saya sedih, sering saya minta maaf ke Zidan, karena enggak bisa ngasih yang terbaik, tapi anak saya kuat dan berkeinginan tinggi," ujarnya.

Baca juga: Viral Harga Seragam di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung Capai Rp2,3 Juta, Kepala Sekolah Dinonaktifkan

Fitriani menceritakan, sepatu bekas itu dibelinya awal tahun 2023, tepatnya sejak Zadani mendaftarkan diri menjadi calon Bintara Polri yang keduanya kalinya. 

Namun dirinya mengaku baru mengetahui bahwa sepatu yang dibelinya itu kondisinya sudah rusak karena sering dipakai anaknya berlatih. 

"Ketahuannya waktu itu dia mau berangkat jam 04.00 WIB, sepatunya sama saya ditambal pake plester warna biru. Waktu itu saya nangis lihat perjuangan dia, saya minta maaf ke dia karena engga bisa membelikan yang baru," terangnya.

Meski hidup pas-pasan dan terbatas, kata Fitiriani, anaknya tak pernah mengeluh dan meminta untuk dibelikan sepatu baru. 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved