Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Temuan Gading Gajah Purba Sragen

NASIB Fosil Gading Gajah Purba yang Ditemukan di Sragen : Tak Diserahkan ke Museum

Temuan fosil gading gajah purba di Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen tak diserahkan ke museum.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Septiana Ayu
Fosil gading gajah purba yang ditemukan warga Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen saat membuat fondasi rumah, Selasa (1/8/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Temuan fosil gading gajah purba di Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen tak diserahkan ke museum.

Ya, penemu dan warga sepakat meminta fosil tersebut untuk dimanfaatkan jadi objek wisata baru.

Penemu fosil, Rudi Hartono (35) membenarkan hal tersebut.

Dimana, setelah dilakukan penyelamatan berupa konsolidasi fosil di museum, nantinya fosil tersebut akan dikembalikan ke tempat asal.

"Diputuskan tetap diletakkan di sini, dilakukan penyelematan dulu, dibawa ke museum, lalu dibalikkan ke sini," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (1/8/2023).

Baca juga: LOKASI Penemuan Fosil Gading Gajah Purba di Sragen : di Tanah Bekas Limasan Jawa, Warisan Nenek 

Menurutnya, keputusan itu diambil sudah sesuai dengan kesepakatan warga.

Rudi menginginkan agar ada objek wisata baru yang lebih menarik, sehingga bisa menambah pemasukan desa maupun pribadi.

"Biar desa ada ikon wisata, ada pemasukan buat desa dan pribadi, bisa menarik wisatawan ke Klaster Ngebung, karena museumnya sepi banget," jelasnya.

Terpisah, Kepala Unit Museum Dayu, yang juga Pamong Budaya Ahli Situs Sangiran, Suwita Nugraha mengatakan fosil tersebut tetap harus dibawa ke museum untuk dilakukan konsolidasi fosil.

Dimana, fosil akan dirawat agar menjadi lebih kuat dan tidak mudah rapuh.

Konsolidasi dilakukan sembari menunggu pembangunan rumah Rudi selesai, sekaligus sudah disiapkan tempat untuk memajang fosil tersebut.

"Nanti dibawa ke museum dulu untuk dilakukan konsolidasi biar kuat, keputusan warga nanti setelah dari museum, disini siap menerima kedatangan fosil kembali, kita kembalikan," jelasnya.

Baca juga: CERITA Rudi, Penemu Fosil Gading Gajah Purba di Sragen: Tak Mimpi Apapun, Gali 40 Cm Temukan Fosil

Pihaknya tidak mempermasalahkan fosil tersebut diminta warga untuk dijadikan objek wisata baru.

Karena cagar budaya sebisa mungkin bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved