Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kebakaran di Pasar Kliwon Solo

Senyum Merekah Soud, Uang Rp9 Juta-an yang Hangus Gegara Kebakaran di Pasar Kliwon Diganti BI Solo

Adapun BI Solo bisa mengganti uang Soud sejumlah Rp 9.150.000. Uang itu masih memenuhi syarat untuk ditukar meski dalam kondisi rusak

TribunSolo.com / Istimewa / Dok. Kantor Perwakilan BI Solo
KOLASE FOTO : Soud binti Abdul Kadir Al Jufri tersenyum pasca uangnya yang terdampak kebakaran gudang rosok di Pasar Kliwon Solo bisa diganti BI (kiri). Kondisi uang milik Soud yang hangus gegara kobaran api (kanan). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Soud binti Abdul Kadir Al Jufri, wanita korban Kebakaran Gudang Rosok di Joyosudiran Pasar Kliwon, kini bisa bernafas lega.

Pasalnya, hampir setengah dari uang miliknya yang hangus terbakar ternyata bisa ditukar melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo.

Sebelumnya, keponakannya Ahmad Faqih sempat pesimis karena api melahap sebagian besar uang tersebut.

Total uang yang terbakar hampir mencapai Rp 20 juta.

"Ndak ada (yang bisa ditukar)," kata Ahmad Faqih pesimis, saat ditemui di dekat lokasi kebakaran, Rabu (4/10/2023).

Namun, ternyata dari kabar yang beredar Kantor Perwakilan BI Solo segera mencari korban musibah kebakaran yang terjadi pada Selasa (3/10/2023) tersebut.

Plt. Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Bimala mengaku prihatin atas peristiwa ini.

"Jadi sebetulnya kami dapat berita itu karena ini musibah. Kami prihatin dan ikut membantu agar korban tidak terlalu down. Teman-teman sudah mencari ke rumah beliau," kata Bimala saat ditemui di Balai Kota Solo.

Baca juga: Kemalangan Suud Warga Solo, Modal Usaha Nyaris Rp 20 Juta Ludes, Akibat Kebakaran di Pasar Kliwon

Baca juga: FIRASAT Susmadyo Seminggu Sebelum Kebakaran di Pasar Kliwon Solo : Ada Bayangan Gudang Terlihat Api

Soud sempat memperkirakan membawa Rp 8 juta untuk diganti oleh BI.

Namun, setelah diteliti oleh petugas ternyata uang yang dibawanya mencapai nominal Rp 9 juta lebih.

"Diajak ke kantor dibawa semua uangnya setelah diteliti keasliannya Rp 9.150.000. meskipun Bu Soud mengatakan membawa Rp 8 juta. Ternyata diteliti Rp 9.150.000," terangnya.

Pihaknya berusaha memberikan pelayanan khusus karena yang bersangkutan merupakan korban bencana.

"Kami tunggu karena sifatnya musibah. Ini urgent karena beliau korban. Tadi juga sudah diserahkan di kantor. Yang teridentifikasi Rp 9.150.000," jelasnya.

Untungnya, Soud menyimpan uang dalam tumpukan yang rapi sehingga memudahkan petugas mengidentifikasi uang tersebut meski sudah dalam keadaan gosong.

"Alhamdulillah menumpuk uang dengan rapi sehingga kami mudah. Meskipun di pinggir-pinggirnya terbakar," terang Bimala

Seperti telah diketahui, uang yang bisa ditukar dalam kondisi rusak harus tersisa setidaknya dua pertiga di tiap lembar.

Uang milik Soud hampir separuhnya masih memenuhi kriteria ini.

"Kami lihat satu-satu kalau sudah hangus semua tidak bisa. Best effort-nya segitu. Sebetulnya harus dua pertiga. Satu jam prosesnya," jelas Bimala.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved