Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kebakaran di Pasar Kliwon Solo

FIRASAT Susmadyo Seminggu Sebelum Kebakaran di Pasar Kliwon Solo : Ada Bayangan Gudang Terlihat Api

Susmadyo sempat merasakan firasat buruk sebelum gudang barang bekas atau rongsok miliknya di Kampung Joyosudiran.

|
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Andreas Chris dan Anang Ma'ruf
KOLASE FOTO : Kebakaran gudang rongsok di Kampung Joyosudiran, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Selasa (3/10/2023) (kiri) Sosok Susmadyo, pemilik gudang rongsok tersebut (kanan). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Susmadyo sempat merasakan firasat buruk sebelum gudang barang bekas atau rongsok miliknya di Kampung Joyosudiran, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo terbakar hebat, Selasa (3/10/2023). 

Firasat tersebut dirasakan Susmadyo sepekan sebelum kejadian kebakaran di Pasar Kliwon Solo

Susmadyo merasakan seolah-olah dirinya melihat bayang-bayang bila salah satu gudangnya dilalap api. 

"Ada Firasat, seolah olah ada bayangan gudang saya terlihat api seperti ada yang terbakar" ucap Susmadyo kepada Tribunsolo.com, Rabu (4/10/2023). 

Susmadyo mempunyai dua gudang rongsok yang berada di Kota Solo.

Baca juga: Pemadaman Kebakaran di Pasar Kliwon Solo : Makan Waktu 10 Jam, Dibantu 25 Armada Damkar Solo Raya 

Salah satunya yang berada di Kampung Joyosudiran. 

"Saya punya dua gudang, yang di sini (gudang terbakar) gudang untuk menampung rongsok jika gudang yang satunya penuh," ucapnya. 

Lebih lanjut, ia bercerita saat kejadian kebakaran tersebut, ia mengaku sedang berada di rumah dan mendapatkan kabar dari istrinya jika gudang yang berada di Kampung Joyosudiran terbakar. 

"Cuman kemarin itu, saat saya sampai rumah baru mandi, di kasih tau istri saya. Mas-mas gudang e kobong (terbakar), Ya bentar, jangan bentar sekarang. Saya langsung meluncur," terangnya.

Ia mengaku, dari pertama ia datang hingga siang tadi, Rabu (4/10/2023) mengaku belum sempat tidur.

Baca juga: Kondisi Xeon Ronald yang Dimaling Saat Kebakaran di Pasar Kliwon: Dikunci, Kick Starter Dikendurkan

Sementara itu, ia tetap tabah dan bersyukur, sebab keluarga tidak terkena dampak yang begitu besar.

Namun, ia mengatakan tetap akan memberikan tali asih kepada tetangga yang terdampak untuk menjaga silaturahmi. 

“Tadi bertemu wawali Solo, katanya mau dibangunkan lagi. Kalau dibangunkan, nanti saya akan memberikan tali asih untuk saudara-saudara disini. Warga terdampak, ikut mendapatkan tali asih,” Pungkasnya.

Sementara itu, disinggung mengenai kerugian, ia enggan untuk berbicara.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved