7 Tips dari Dokter RS JIH Solo Agar Anak Tetap Sehat Selama Liburan
Dokter Umum RS JIH Solo, dr. Earlya Fevri Rifani membagikan beberapa tips agar anak tetap sehat selepas liburan.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Reza Dwi Wijayanti
5. Atur Jam Tidur Anak
Orang tua pun juga harus mengatur jam tidur anak sesuai kebutuhan mereka.
"Kalau bisa memang jam tidur anak cukup, sesuai anjuran memang sekitar 9 sampai 12 jam, khususnya pada anak 5 sampai 12 tahun," katanya.
6. Atur Waktu Pergi Berlibur
Orang tua juga harus mampu mengatur kapan sebaiknya membawa anak pergi berlibur, berupa kapan harus pergi dan pulang.
Karena setidaknya, anak tetap membutuhkan waktu istirahat sebelum kembali bersekolah.
"Kalau menentukan waktu liburan biasanya juga menyesuaikan agenda orang tua, yang bisa kita upayakan anak pada saat masuk sekolah tidak terlalu capek, mungkin kita ambil liburannya setengah menuju akhir tahun, jadi mungkin sekitar tanggal 20-an Desember," terangnya.
"Di sisi lain, kita juga memberikan jeda minimal mungkin 2-3 hari itu sudah kembali ke rumah, untuk memberikan waktu anak menyesuaikan siklus hidupnya normal kembali sebagai upaya pemulihan, memang kalau liburan kita biasanya tenaganya diforsir, nah itu juga bisa memberikan waktu anak untuk istirahat," sambungnya.
7. Bawa Bekal dari Rumah
Selama pergi liburan dengan mendatangi objek wisata tertentu, biasanya disana akan banyak ditemui pedagang kaki lima.
Anak-anak pun terkadang merengek minta dibelikan jajanan-jajanan tersebut.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, dr. Earlya memberikan saran kepada orang tua untuk membawa bekal dari rumah.
Karena dengan begitu, maka orang tua masih dapat mengontrol gizi dan higienitas makanan.
"Selama liburan mungkin kita bisa mempersiapkan bekal dulu untuk makanan-makanan yang bisa kita seleksi, karena memang kalau kita sendiri membawa dari rumah, dari sisi higienitasnya lebih terjaga, kandungan gizinya tentu bisa kita perhatikan," ujar dia.
"Nah dengan membawa bekal dari rumah ini harapannya bisa mencegah anak untuk jajan diluar," singkatnya.
Baca juga: Punya Keluhan Nyeri Punggung hingga Syaraf Kejepit? Bisa Diatasi dengan Terapi Traksi di RS JIH Solo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/dr-Earlya-Fevri-Rifani.jpg)