Pemudik Harus Cek Ini! Tips Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Prima Selama Mudik Lebaran
Perjalanan mudik ke kampung halaman bisa jadi kegiatan yang sangat melelahkan bagi orang yang melakukannya.
Penulis: Tribun Network | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
TRIBUNSOLO.COM - Mudik lebaran menjadi rutinitas masyarakat Indonesia setiap tahunnya.
Setelah sebulan puasa, masyarakat akan kembali ke kampung halaman untuk bertemu orang tua, saudara dan handa taulan.
Ada yang mudik dengan kendaraan pribadi, ada juga yang menggunakan transportasi umum.
Perjalanan mudik ke kampung halaman bisa jadi kegiatan yang sangat melelahkan bagi orang yang melakukannya.
Menjaga kesehatan selama perjalanan itu penting.
Supaya tidak sakit selama perjalanan mudik, Rumah Sakit JIH Solo memberikan tips menjaga kesehatan selama mudik.
Dokter Anissa Rizki Fitri mengatakan, masyarakat perlu istirahat yang cukup sebelum berangkat mudik.
Baca juga: 7 Tips Merawat Kulit Tetap Glowing Jelang Lebaran ala Dokter RS JIH Solo
Istirahat yang cukup ini sangat penting agar Mudik yang dilakukan dalam kondisi puasa tetap lancar.
"Kemudian, konsumsi makan yang sehat dan gizi seimbang juga harus diperhatikan," kata Anissa.
Gizi seimbang ini penting untuk diperhatikan saat banyaknya makanan yang bermacam-macam selama perjalanan mudik.
"Jangan sampai makanan banyak di satu komponen saja. Misalnya banyak lemak saja, tapi kalorinya kurang, atau terlalu banyak serat tapi proteinnya," kata Anissa.
Dengan makanan sehat dan gizi seimbang akan menjadi sumber energi yang dibutuhkan tubuh.
Selain itu, pastikan tubuh dalam kondisi tercukupi cairan.
Kebutuhan cairan tubuh 2 liter perhari atau 8 gelas harus terpenuhi.
Baca juga: Kulit Kering dan Kusam Selama Puasa? Dokter RS JIH Solo Bagikan Tips Agar Kulit Tetap Lembap!
Khusus pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi sebaiknya tak memaksakan diri untuk terus melanjutkan perjalanan.
| Update Terbaru! Kasus Campak di Klaten Tembus 6 Orang, Tersebar di 5 Kecamatan |
|
|---|
| Sukoharjo Temukan 3 Kasus Campak, Kenapa Belum Tetapkan Status KLB? Ini Alasannya! |
|
|---|
| Daftar Langkah Pencegahan dari Dinkes Boyolali Hadapi Merebaknya Kasus Campak, Wajib Dilakukan! |
|
|---|
| Fakta 3 Kasus Campak di Sukoharjo : Satu Dewasa dan Dua Bayi, Semua Sembuh Tanpa Rawat Inap |
|
|---|
| 3 Kasus Campak Sudah Rambah Kabupaten Sukoharjo, Terdeteksi Akhir Februari Hingga Awal Maret 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/JIH-Solo-Annissa.jpg)