Kecelakaan Maut Flyover Manahan

Momen Terakhir Lasiyem Antar Sayur ke Pasar, Supra Dihantam Civic, Kecelakaan Maut Flyover Manahan

Hari Ini menjadi hari terakhir Lasiyem mengantar dagangan ke Pasar Gading, Solo.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM/Andreas Chris dan KOMPAS.com/Labib Zamani
Kondisi Civic Turbo dan lokasi kecelakaan di flyover Manahan Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Hari Ini menjadi hari terakhir Lasiyem mengantar dagangan ke Pasar Gading, Solo.

Perempuan 56 tahun tersebut meninggal dunia dalam kecelakaan maut Flyover Manahan Solo pada 4 September 2024 pukul 03.30 WIB.

Mengantar dagangan itu sejatinya telah dilakukan korban sejak puluhan tahun lalu. 

Korban tiap dini hari, sekira pukul 02.00 WIB, meninggalkan rumahnya di Desa Kenteng, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali.

Sayur hasil ladang sendiri ia bawa kemudian kulakan dari Pasar Mangu, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

Itu kemudian ia jual di Pasar Gading. 

Baca juga: Kecelakaan Maut di Flyover Manahan Solo Jateng, Anak Korban Harap Proses Hukum Berlanjut

"Biasanya pagi dini hari berangkat," ucap dia.

"Kemudian jam 9-10 WIB sudah sampai rumah," tambahnya.

Namun nahas, Lasiyem meninggal dalam kecelakaan maut di Flyover Manahan Solo

Sepeda motor Supra X yang dikendarainya dihantam mobil Honda Civic yang dikendarai IJ (36).

Sopir Civic dalam kondisi pengaruh minuman keras (miras).

Mobil itu juga melaju terlalu kanan hingga melanggar marka.

Baca juga: Identitas Bakul Sayur Tewas Kecelakaan Maut Flyover Manahan Solo Jateng, Emak-emak Asal Boyolali

"Dari arah berlawanan ternyata ada motor milik korban," ujar Kasat Lantas Polresta Solo, Kompol Agung Yudiawan.

Akibatnya, mobil tersebut menghantam kendaraan yang dikemudikan oleh L yang melaju dari arah Barat flyover Manahan.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved