WAWANCARA EKSKLUSIF

Blak-blakan Imron Rizkyarno Awal Mula Gerindra-PDIP Berkoalisi di Pilkada Wonogiri 2024, Dipicu Ini!

Koalisi antara PDI Perjuangan dan Gerindra di Pilkada Wonogiri tentu saja berbanding terbalik dengan peta politik saat Pemilu lalu.

TribunSolo.com
Bakal Calon Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno, saat podcast bersama TribunSolo.com, Kamis (12/9/2024) 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Calon wakil bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno, buka suara soal koalisi partai politik (parpol) pengusungnya di Pilkada Wonogiri 2024.

Diketahui, Imron berpasangan dengan calon bupati Setyo Sukarno. Keduanya diusung oleh gabungan parpol koalisi PDI Perjuangan, Gerindra, PAN dan Nasdem.

Koalisi antara PDI Perjuangan dan Gerindra di Pilkada Wonogiri tentu saja berbanding terbalik dengan peta politik saat Pemilu lalu.

Bahkan di Pilgub Jateng, PDI Perjuangan dan Gerindra berbeda dukungan.

Lalu bagaimana di Wonogiri PDI Perjuangan-Gerindra bisa berkoalisi?

Baca juga: Mengenal Imron Rizkyarno, Anak Pensiunan TNI Pangkat Peltu yang Jadi Calon Wakil Bupati Wonogiri

Baca juga: Calon Wakil Bupati Wonogiri Ini Pernah Nyambi Jadi Sopir Taksi Online di Sela-sela Kuliah

"Kita kan komunikasi lintas partai itu bukan hanya komunikasi antar partai politik, namun kita ada hubungan emosional termasuk saya dengan Pak Setyo. Pak Setyo pernah menjadi ketua saya (Ketua DPRD) selama dua tahun," katanya.

Selain itu, koalisi PDI Perjuangan-Gerindra di Wonogiri juga melihat dinamika politik di skala nasional setelah 20 Oktober nanti atau usai pelantikan Presiden terpilih, Prabowo Subianto yang merupakan Ketum Gerindra.

Di Wonogiri, kata dia, melihat hasil pemilihan legislatif (pileg) pada Februari 2024 lalu, PDI Perjuangan di Wonogiri menjadi partai pemenang, dengan mendapatkan 27 dari 50 kursi DPRD Wonogiri.

"Mau enggak mau, suka enggak suka di Wonogiri itu pileg hasilnya partai pemenangnya PDIP, 27 kursi 50 persen plus 2," kata Imron.

Dengan begitu, berdasarkan koordinasi internal partai dari tingkat daerah hingga pusat memutuskan untuk berkoalisi dengan PDI Perjuangan.
 
"Yang biasa dikatakan Jateng kandang banteng dan dengan dengan skala nasional sekarang yang memimpin Gerindra mungkin kolaborasi yang sangat cantik itu ya PDIP-Gerindra. Insyaallah," kata Imron.

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved