Kasus UD Pramono Boyolali
Masalah Pajak UD Pramono di Boyolali Masih 'Gelap', Mesin Cooling yang Dijanjikan Tak Kunjung Datang
Sebagai informasi, masalah yang terjadi di UD Pramono mencuat setelah para peternak mendatangi kantor pajak.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
TRIBUNSOLO.COM/Tri Widodo
KASUS PAJAK UD PRAMONO. Pramono, pemilik UD Pramono saat ditemui TribunSolo.com, beberapa waktu lalu. Masalah pajak ini ternyata masih belum selesai hingga Senin (24/2/2025). Uang Rp 670 juta milik UD Pramono yang berada di bank masih dibekukan dan tak bisa cair.
"Penyelesaian bukan lagi diranahnya kita. Tetapi solusi yang akan kita tunggu dari pemerintah pusat," tambahnya.
Karyawan UD Pramono, Tawar membenarkan jika uang Rp 670 juta di rekening bank belum bisa dicairkan.
"Belum ada kabar lagi itu. Katanya dulu 2 minggu. Tapi sampai sekarang masih sama (belum selesai). Bahkan mesin cooling yang dijanjikan Menteri Pangan Zulkifli Hasan itu juga belum turun," tambahnya.
Zulhas saat itu memang menjanjikan mesin cooling.
Mesin itu untuk menambah tampungan susu yang dikumpulkan dari peternak binaannya.
(*)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Kasus UD Pramono Boyolali
Nasib UD Pramono Boyolali, Nyaris Tutup Pasca Rekening Diblokir, Kini Mengalah Bayar Tunggakan Pajak |
![]() |
---|
Kondisi UD Pramono di Boyolali: Pemilik Mengalah, Bayar Tunggakan Pajak ke Negara Rp567 juta |
![]() |
---|
Mediasi UD Pramono Deadlock, Sekda Boyolali Minta Pemerintah Pertimbangkan Program Minum Susu Gratis |
![]() |
---|
10 Hari Setelah Didatangi Menko Bidang Pangan Zulhas, Masalah Pajak UD Pramono Boyolali Kian Rumit |
![]() |
---|
Penjelasan Lengkap Kanwil DJP Jawa Tengah II soal Tagihan UD Pramono Boyolali : Bukan Tawar-Menawar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.